pengusaha bantu kota depok
BAGIKAN : AEP Saepudin saat menyiapkan masker dan hand sanitizer untuk dibagikan ke warga. RUBI/RADAR DEPOK
pengusaha bantu kota depok
BAGIKAN : AEP Saepudin saat menyiapkan masker dan hand sanitizer untuk dibagikan ke warga. FOTO : RUBI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengusaha sepatu asal Beji, Depok Aep Saepudin membagi-bagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat tidak mampu di kawasan Kota Depok. Bukan tanpa alasan dirinya membagikan masker gratis, mengingat semakin langka dan mahalnya harga masker dan handsanitizer dipasaran.

“Saya ingin membantu orang orang disekitar saya, karena saya liat makin kesini makin banyak orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadi saja,” ujar Aep Saepudin.

Menurutnya, saat ini banyak yang menjual masker dadakan, banyak yang nimbun masker sampai berpuluh puluh ribu, menurutnya yang ada dikepala mereka cuma keuntungan dan keuntungan, tidak memikirkan banyak orang kurang mampu yang membutuhkan masker itu.

“Coba seandainya terjadi sama saudaranya atau kerabatnya tidak dapet masker lalu kena k orona lalu meninggal, sedangkan dia punya banyak stok dan dia gak mau berbagi,” katanya.

Artinya mungkin dengan kita berbagi 1 masker dan 1 hand sanitaizer ke 1 orang mungkin bisa menyelamatkan nyawa 1 orang minimal mencegah masuknya virus ke tubuh kita, terlihat sepele memang hanya masker dan hand sanitaizer, tapi di saat seperti ini sangat berharga.

Ncek –sapaan Aep Saepudin- menambahkan, ketika orang orang sibuk jualan masker dan handsanitizer untuk meraih untung sebanyak mungkin, dirinya buat masker dan hand sanitizer untuk dibagikan ke semua orang yang membutuhkan.

“Agar mereka yang jualan dengan harga tinggi tidak laku ,supaya mereka mikir jangan ambil kesempatan dikala saudara kita lagi butuh uluran tangan kita,” tegasnya.

Dikatakannya, dana pembagian masker dan handsanitizer gratis murni dari kantong pribadinya, sementara untuk mendapatkannya cukup memesan dari rumah menggunakan aplikasi  Go-Jek atau Grab.

“Cukup pesen via aplikasi, Ketik: Varianshoes mau jauh mau deket wajib pake jasa Ojol. Saya juga ingin bantu para Driver Online yang sedang mencari nafkah untuk keluraganya. Karena dampak dari Covid-19 ini sangat berpengaruh sama penghasilan Ojol,” pungkasnya.

Salah satu pendiri komunitas Depok Kondusif, Gayuh mengatakan kegiatan kemanusiaan sangat dibutuhkan saat situasi pendemi Covid-19. Sehingga warga Kota Depok yang notabene masuk ke dalam Zona Merah penyebaran Covid-19 bisa terhindar dari bahaya Covid-19.

“Ini bentuk kegiatan positif, diharapkan solidaritas antar warga semakin kuat di tengah penyebaran virus Covid-19,” tutup Gayung. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya