persikad libur latihan
SPORTIF: Komisaris PT Persikad Depok bersatu, Sofinal Mansur (dua dari kiri, red) yang sedang diapit punggawa Perdikad 99. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
persikad libur latihan
SPORTIF : Komisaris PT Persikad Depok bersatu, Sofinal Mansur (dua dari kiri, red) yang sedang diapit punggawa Perdikad 99. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wabah Virus Korona (Covid-19) di Kota Depok melumpuhkan berbagai kegiatan masyarakat di Kota Depok, mulai dari dunia kerja, hiburan, sekolah, maupun dunia olahraga. Seperti yang dialami klub sepakbola kebanggan asal Kota Depok Persikad 99. Bukan tanpa alasan Persikad 99 menunda jadwal latihan, padahal jadwal Liga akan mulai September 2020.

Komisaris PT Persikad Depok Bersatu, Sofinal Mansyur mengatakan, penundaan Jadwal latihan akibat Kota Depok yang ditetapkan sebagai zona merah penyebaran wabah korona. Sehingga pihaknya mengaku, tidak ingin mengambil resiko untuk melaksanakan latihan rutin. Ini dilakukan guna melindungi para pemain dari ancaman Covid-19 yang sedang mewabah di Kota Depok.

“Ini bukan keputusan mudah, kami mengambil keputusan ini dengan pertimbangan menyelamatkan para pemain dari ancaman tertularnya virus Covid-19,” kata SM –sapaan akrab Sofinal Mansyur- kepada Radar Depok, Rabu (1/4).

Namun demikian, para pemain diharapkan mampu menjaga stamina dengan melakukan latihan ringan di rumah. Mereka tetap latihan dengan panduan dari para pelatih, sehingga menjaga stamina dan tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap on fire.

Meski dibawah bayang-bayang Korona, pihaknya mengaku tidak tinggal diam. Dia telah menyelesaikan berbagai kegiatan yang berorientasi pada kemajuan tim. “Kami tidak tinggal diam, meski latihan libur, tim managemen telah menyelesaikan berbagai kegiatan diluar tim kepelatihan,” kata Sofinal.

Persikad juga telah resmi memiliki jersey baru besutan QJ Aparel untuk menemani laga satu musim mendatang. “Kita sudah kontrak pelatih, kontrak jersey, dan akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk sepakbola Kota Depok,” beber Sofinal.

Sementara itu, rencananya Head Coach Persikad 99, Deris Hardiansyah mengatakan, akan memulai latihan perdana awal April, namun mengingat wabah yang melanda Kota Depok. Jadwal latihan akan disesuaikan dengan wabah korona di Kota Depok. “Kita akan lakukan latuhan perdana awal april, namun kita akan sesuaikan dengan dampak Korona di Kota Depok,” katanya.

Dia juga mengatakan, akan fokus kepada pembenahan pemain, dia juga mengaku akan merombak sekitar 40 persen pemain dari hasil seleksi dari Persikad Cup. “Kira-kia aka nada perombakan 40 persen dari hasil seleksi yang telah dilakukan,” tandas Deris. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya