Beranda Satelit Depok PMI Depok Sehari Produksi 500 Paket Makan

PMI Depok Sehari Produksi 500 Paket Makan

0
PMI Depok Sehari Produksi 500 Paket Makan
SIAPKAN SEMBAKO : Petugas PMI Depok saat mempersiapkan paket makanan di dapur umum markas PMI Kota Depok Jalan Boulevard GDC Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
dapur umum PMI Depok
SIAPKAN SEMBAKO : Petugas PMI Depok saat mempersiapkan paket makanan di dapur umum markas PMI Kota Depok Jalan Boulevard GDC Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – PMI Kota Depok terus bergerak di tengah situasi pandemi virus Korona. Sudah beberapa hari mereka telah mendirikan dapur umum di markasnya yang berada di Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.

Koordinator Dapur Umum PMI Depok, Imron Maulana mengatakan sebanyak 25 petugas diterjunkan untuk kelancaran proses masak dalam jumlah besar. Setiap harinya 500 paket makanan diproduksi dari dapur umum tersebut.

“Kami terus melakukan segala cara untuk dapat meringankan beban masyarakat saat situasi seperti ini,” ujarnya kepada Radar Depok.

Dilanjutkannya, sasaran adalah pengendara ojek online serta supir angkutan umum dari berbagai trayek. Menu makanan perharinya bervariasi, kadang nasi goreng, nasi sayuran, dan lauk.

“Insyaallah jika perut kenyang, pikiran dan hati juga tenang. Kita semua saling bantu biar situasi ini dapat kita lewati bersama,” ungkap Imron.

Jam operasional dapur umum di mulai dari jam 21.00 – 11.00 WIB. Penyebaran dimulai sekitar pukul 12.00 WIB setelah semua makanan dan minum sudah dikemas dalam bentuk paket.

“Disebar pada saat jam makan siang. Kami mendatangi shelter ojek online, terminal, dan pinggir-pinggir jalan,” papar Imron yang juga sebagai Wakil Ketua Markas PMI Kota Depok.

Tak hanya itu, mereka juga sambil mengedukasi setiap para pengendara online dan supir angkot untuk tetap mengikuti protokol dari pemerintah soal menjaga jarak dan menggunakan masker saat beraktifitas.

“Untuk angkot, kami memberitahukan jangan menaikan penumpang sampai penuh agar bisa jaga jarak satu dengab yang lainnya,” pungkasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya