pradi potong anggaran
PEDULI : Relawan Pradi Supriatna menyalurkan bantuan beras kepada warga yang terdampak secara ekonomi, akibat virus Korona. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
pradi potong anggaran
PEDULI : Relawan Pradi Supriatna menyalurkan bantuan beras kepada warga yang terdampak secara ekonomi, akibat virus Korona. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

 RADARDEPOK.COM, DEPOK – Virus Korona tidak hanya mengganggu stabilitas kesehatan. Lebih dari itu, sudah mengancam sektor ekonomi. Perusahaan oleng. Sudah ada karyawan yang terdampak kena PHK.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyadari hal ini. Jika gelombang PHK terus terjadi, akan muncul masalah baru. Kelaparan massal. Hal posisi ini, kebijakan pemerintah memegang peran sentral.

“Harapannya ada diregulasi pemerintah. Berani memotong anggaran besar,” ungkapnya kepada Radar Depok, Minggu (19/4).

Ia menerangankan, bukan sekedar efisiensi, seperti  memotong anggaran makan dan minum. Melainkan, berani memotong untuk kegiatan besar. Di Kota Depok, misalnya pembangunan RSUD wilayah timur, normalisasi situ.

“Bisa distop dulu,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini.

Kemudian dari anggaran yang terkumpul, lanjut dia, bisa buuat modal pangan masyarakat selama tiga bulan kedepan.

”Saya juga coba sharing pada para investor. Rata-rata mereka temui kesulitan ketika para vendor yang sewa, akhirnya tutup juga. Bahkan hingga merumahkan karyawannya. Disaat normal, pajak mereka kita tarik, disaat begini mereka juga butuh solusi,” bebernya. (rd/jun)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya