Proses Pemira Terus Berjalan di Depok

In Politika
balon PKS mengerucut
TERPILIH : Bakal Calon (Balon) Walikota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang masuk tiga besar Pemira berfoto usai jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Gang Beringin, Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Selasa (21/1). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kendati Pilkada serentak ditunda karena wabah Covid-19 atau Virus Korna yang menjadi momok di seluruh negara di dunia. Namun nyatanya, proses Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) PKS di Kota Depok masih terus berjalan. Lebih mengedepankan aspek kemanusiaan.

“Kami masih terus berjalan, memang berdasarkan informasi teman-teman PKS di Komisi 2 DPR RI, KPU PUsat sudah mengambil langkah aman, walaupun belum menjadi sebuah penetapan, jika Pilkada diundur satu tahun,” kata Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir kepada Radar Depok.

Dari usulan yang ada, belum ada yang ditetapkan dengan beberapa opsi. Seperti di 9 Desember. Hal ini bisa kembali diundur ketika wabah Covid-19 masih berlangsung. Demikian juga di bulan Maret 2021. Sehingga, langkah amannya ditarik mundur satu tahun di September 2021.


“Itu masih mengusulkan belum ada pentuan final, karena KPU Pusat, jika diundur 9 Desember, ternyata masih ada wabah Covid-19,” papar Hafid yang juga Bakal Calon Walikota Depok dari Pemira DPD Partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

Pria yang juga legislator di DPRD Kota Depok ini menegaskan, pihaknya tidak melihat dari sisi proses penetapan Pilkada, sebab, sebabi partai dakwah, PKS terus berinteraksi dengan masyarakat, terutama para Balon yang tetap diminta untuk meningkatkan aktivitasnya agar bisa lebih dikenal, populis dan menaikan elektabilitasnya.

“Memang ini momentum, tapi ini bukan pada Pilkadanya, memang lebih kemanusiannya. Bukan berarti kampanye, tetapi lebih mengedepankan aspek kemanusiannya,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan, hal ini berbeda jika dalam konteks Pilkada, yang langsung menarik simpati masyarakat dengan memaparkan visi misi dan meminta memilih calonnya. Namun, kali ini lebih kepada menunjukan sikap empati, memberikan bantuan dan mengadvokasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

“Bisa ke Puskesmas, Rumah Sakit atau instansi terkait. Memang proses penetapan memang belum dilakukan dari pusat. Namun, paling tidak, kami tiga Balon ini tidak berhenti, meski memang ada isu diperpanjang (penundaan Pilkada). Tapi sebagai partai dakwah, kami tetap mengedepankan aspek kemanusiaan,” pungkas Hafid. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pradi kepalkan tangan

Pradi Ketua Satgas Daerah Lawan Covid-19

Pradi Supriatna   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menanggulangi wabah Virus Korona (Covid-19) di Kota Depok. Wakil Walikota Depok,

Read More...
katar leuwinanggung korona

Katar Leuwinanggung ‘Gak Rela Covid-19’

GIAT : Salah satu kegiatan yang dilakukan Gak Rela Covid-19 dalam menanggulangi penyebaran Virus Covid-19.

Read More...
damkar bagi bagi masker

Damkar Depok Sebar 5000 Masker dan Hand Sanitazer

CEGAH COVID 19 : Personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saat membagikan masker dan hand

Read More...

Mobile Sliding Menu