Ramadan Datang, Ini Teknis Jam Kerja PNS/ASN

In Utama
PNS ilustrasi depok
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB), Tjahjo Kumolo mengeluarkan petunjuk teknis jam kerja khusus bagi aparatur sipil negara ( ASN) selama bulan Ramadan 2020.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadan 1441H bagi PNS atau ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Dalam SE tersebut, teknis jam kerja PNS selama Ramadan 2020 dalam lima hari kerja yakni:

  • Hari Senin sampai dengan Kamis: pukul 08.00-15.00. Waktu istirahat: pukul 12.00-12.30
  • Hari Jumat: pukul 08.00-15.30. Waktu istirahat: pukul 11.30-12.30.

Bagi PNS di instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja disebutkan:

  • Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu: pukul 08.00-14.00. Waktu istirahat: pukul 12.00-12.30
  • Hari Jumat: pukul 08.00-14.30. Waktu istirahat: pukul 11.30-12.30.

Dalam SE tersebut, jumlah jam kerja efektif bagi PNS di pemerintah pusat dan daerah, baik yang menerapkan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1441 H minimal 32,5 jam per minggu.

Sebelumnya, PNS kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) diperpanjang selama 14 hari kerja, jadi sampai 13 Mei 2020.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 50/2020 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Menteri PANRB No 19/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Diperpanjang hingga 13 Mei 2020, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” ujar Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Senin (20/4).

Perpanjangan ini dengan mempertimbangkan Keputusan Presiden No. 11/2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden No. 12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.

Selain perpanjangan masa WFH, surat edaran tersebut juga mengatur keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan publik, penyesuaian sistem kerja pada kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Pertama, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada instansi pemerintah memastikan agar penyesuaian sistem kerja yang di lingkungan instansinya tidak menganggu penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kedua, PPK melakukan penyesuaian sistem kerja pada instansi pemerintah yang berada di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sesuai dengan SE Menteri PANRB No. 45/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi ASN pada Instansi Pemerintah yang Berada di Wilayah dengan Penetapan PSBB.

Ketiga, ASN diminta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi dalam upaya mengendalikan penyebaran Covid-19. Aplikasi PeduliLindungi dapat diunduh melalui Playstore untuk versi Android dan Appstore untuk versi iOS.

Selain itu, ASN diharapkan mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk turut mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut.

Atmaji menjelaskan bahwa SE Menteri PANRB No. 19/2020 dan No. 34/2020 masih tetap berlaku karena ada beberapa ketentuan yang tidak tercantum dalam SE yang baru.

“Sehingga menjadi satu kesatuan dengan SE Menteri PANRB No. 50/2020,” kata dia. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ilustrasi PNS ASN indonesia

Ada Lima ASN Positif Covid-19, Berikut Rinciannya

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - Mulai menyebarnya Covid-19 di tubuh Apartur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan langkah cepat

Read More...
pembuatan akta kelahiran di depok

Pemohon Akte Kelahiran Fluktuatif di Depok

MENGURUS BERKAS : Sejumlah warga berada di Ruang Pelayanan Disdukcapil, Balaikota Depok untuk mengurus berkas

Read More...
edi sitorus wawancara

Demokrat Depok Siapkan Simbolisasi Penyerahan SK

BERI KETERANGAN : Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus saat dikonfirmasi awak media

Read More...

Mobile Sliding Menu