ilustrasi RSUD Kota Depok
DITUNJUK : RSUD Kota Depok, Jalan Muchtar Raya, Kecamatan Sawangan. FOTO : DOK. RADAR DEPOK
ilustrasi RSUD Kota Depok
DITUNJUK : RSUD Kota Depok, Jalan Muchtar Raya, Kecamatan Sawangan ditunjuk Satgas Covid-19 IDI Depok sebagai RS khusus yang menangani virus korona. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOk.COM, DEPOK – Untuk menangani pasien terinfeksi virus Korona (Covid-19), Pemkot Depok merilis Sembilan rumah sakit sebagai tempat rujukan pasien.

Di antaranya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, RS Puri Cinere, RS Melia Cibubur, RS Hermina, RS Mitra Keluarga, RS Bhayakara Brimob, RS Tugu Ibu, RS Bunda Margonda dan RS Universitas Indonesia (UI).

Walikota Depok, Mohammad Idris  mengatakan, hal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 445/Kep.224-Dinkes/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 445/Kep.186- Dinkes/2020. Yaitu mengenai Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

“Untuk RS Sentra Medika saat ini sedang kami usulkan kembali ke  Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk ditetapkan sebagai RS Rujukan Covid-19,” ujarnya.

Dari sejumlah RS tersebut, total tempat tidur yang disiapkan sebanyak 219 unit. Selain itu, pihaknya juga sedang mempersiapkan kembali RSUD Kota Depok untuk menambah kapasitas ruang isolasi khusus Covid-19. Sementara terkait wisma untuk tenaga kesehatan, kata Mohammad Idris, saat ini pihaknya belum berencana untuk menyediakannya. Sebab, menurutnya, masyarakat Kota Depok sangat toleransi dengan tenaga medis.

“Insya Allah warga Kota Depok sangat toleran terhadap para tenaga medis yang berjuang untuk kemanusiaan, sehingga saat ini belum waktunya menyediakan wisma tersebut,” ujarnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya