abadijaya perketat lingkungan
PREVENTIF : Warga saat foto bersama dengan ojek online untuk menggunakan masker serta dilakukan penyemprotan steril disinfectan, di RT01/14 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/4). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
abadijaya perketat lingkungan
PREVENTIF : Warga saat foto bersama dengan ojek online untuk menggunakan masker serta dilakukan penyemprotan steril disinfectan, di RT01/14 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/4). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Lingkungan di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sudah melakukan karantina wilayahnya demi memperketat keamanan kesehatan bagi warganya. Mereka memasang spanduk dan menjaga pintu masuk, di mana warga wajib menggunakan masker.

Salah satunya yang dilakukan RT 01/14, warga Jalan Cisokan ini mengunci akses keluar masuk dengan satu pintu agar masyarakat yang dari luar bisa terpantau, baik pedagang maupun lainnya.

“Ya ini sudah kami lakukan, dan semua warga sepakat. Siapa yang masuk tidak menggunakan masker tidak diizinkan masuk,” jelas Ketua RW 14 Sukma Purwanto saat dikonfirmasi Radar Depok, Rabu (8/4).

Sukma menuturkan, banyak keputusan yang dilakukan bersama seluruh RT setempat, mulai dari penyediaan hand sanitaizer dan penyemprot spray mister disinfektan dengan kadar tipis yang tujuannya untuk sterilisasi sekaligus efek psycologis bahwa lingkungan aman.

“Ini diterapkan seluruh RT sehingga semua yang masuk ke lingkungan di semprotkan terlebih dahulu. Cairan dipastikan sangat aman,” tuturnya.

Sesuai dengan instruksi, sambung Sukma, masjid pun tidak melakukan kegiatan salat berjamaah, salat Jumat, serta kegiatan keagamaan yang mengundang orang banyak.

“Amanat dari Pemkot Depok sudah kami jalankan dengan mendirikan kampung siaga Covid-19. Karena ini baik untuk memantau kesehatan warga,” jelasnya.

Lebih jauh, Sukma juga sudah melakukan antisipasi hal yang terburuk terjadi, dengan mempersiapkan lumbung pangan yang diisi segala kebutuhan pokok yang dihasilkan dari sumbangan warga.

“Iya memang kami ada saweran setiao minggu untuk pembangunan RW ramah anak, tapi karena situasi sekarang ini jadi dialokasikan untuk lumbung pangan,” tegas Sukma.

Semua terlibat dan bekerjasama untuk menjaga lingkungan, mulai dari DKM Masjid, sub Katar RW 14, seluruh Ketua RT, dan PKK RW 14. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya