gungung anak krakatau nasa
Penampakan Gunung Anak Krakatau pasca-meletus pada akhir pekan kemarin hasil jepretan NASA. FOTO : NASA EARTH OBSERVATORY
gungung anak krakatau nasa
Penampakan Gunung Anak Krakatau pasca-meletus pada akhir pekan kemarin hasil jepretan NASA. FOTO : NASA EARTH OBSERVATORY

 

RADARDEPOK.COM – Pasca letusan Gunung Anak Krakatau akhir pekan lalu, ternyata tidak hanya Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) saja yang memotret, tetapi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) juga memfoto gunung yang ada di tengah Selat Sunda tersebut.

NASA dan US Geological Survey menggunakan satelit Landsat 8 untuk menangkap Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan keterangan dari Space, Sabtu (18/04), NASA memamerkan kondisi Gunung Anak Krakatau yang difoto pada Senin (13/04). Gambar visual dari gunung berapi tersebut terbilang cukup jelas.

Dari foto Gunung Anak Krakatau milik NASA itu, terlihat ada gumpalan asap tebal berwana membumbung tinggi ke angkasa.

Landsat 8 yang dibekali infrared menujukkan titik panas yang kemungkinan merupakan batuan cair seperti dikatakan NASA.

Verity Flower, seorang Ahli Vulkanologi yang berbasis di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Grenbelt, Maryland, mengatakan selama beberapa tahun terakhir Gunung Anak Krakatau menunjukkan erupsi skala kecil.

“Namun, itu juga dapat menampilkan aktivitas yang lebih merusak, seperti letusan pemicu tsunami,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pada 22 Desember 2018, letusan Gunung Anak Krakatau menciptakan tsunami ke daratan di wilayah Banten, di mana ada ratusan orang yang meninggal akibat bencana alam tersebut. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya