Si Delos Pakai Masker

In Politika
KPU monitoring wawancara
LAUNCHING : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna memberikan sambutan saat Launching Tahapan Pilkada Depok 2020 di Mall Pesona Square, Jalan Juanda Kecamatan Sukmajaya beberapa waktu lalu. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ada yang unik pada maskot Pilkada Depok 2020. Pasalnya, untuk membantu menyosialisasikan pemerintah guna memutus mata rantai
penyebaran Virus Korona. KPU Kota Depok menambahkan masker di maskot yang dinamakan ‘Si Delos’ (Depok Mencoblos).

“Kami menambahkan masker karena turut prihatin terhadap wabah korona. Selain itu, membantu pemerintah untuk menyosialisasikan penggunaan masker kepada masyarakat,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna kepada Radar Depok, Senin (20/04).

Selain menambahkan masker, pihaknya melalui sosial media atau jejaring sosial yang dimiliki pun terus mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah selama pandemi korona.

“Bahkan, kami juga membuat sayembara, melalui aplikasi twibbonize. Alhamdulillah, seluruh jajaran Forkopimda ikut itu,” paparnya.

Nana menerangkan, Si Doles adalah maskot Pilkada Kota Depok tahun 2020, yang menyerupai surat suara dengan menggunakan pakaian adat Pangsi, dimana maskot tersebut mencerminkan karakter masyarakat Depok, yakni ramah, mudah bersosialisasi berjiwa ksatria dan rajin.

“Awalnya filosofi Si Delos, wajah ceria menggambarkan kegembiraan dan optimis menyambut Pilkada serentak 2020, dengan sikap tangan kanan mengangkat paku pencoblosan dan bekas tinda pada jari telingking menggambarkan semangat untuk memberikan hak pilihnya,” terang Nana.

Kemudian, sambung Nana, tangan kiri membawa ‘Gong Si Bolong’ yang merupakan salah satu kekayaan budaya Kota Depok, dengan posisi memegang seperti tameng yang memiliki arti sebagai penangkal berita hoaks dan SARA.

“Di dalamnya terdapat komposisi warga, putih menggambarkan kesucian dan kesederhanaan, emas sebuah pencapaian besar dan kemakmuran, orange memberi kesan hangat dan bersemangat, serta symbol percaya diri dan mampu dalam bersosialisasi sekaligur warga tersebut merupakan corporate indetitas KPU. Sementara hijau tua memiliki arti sebagai warna menenangkan dan kedamaian,” ucapnya.

Disinggung mengenai hasil rapat dengan pendapat (RDP) Komisi II DPR RI
dengan Kementerian Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP tentang pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada 9 Desember mendatang, Nana mengungkapkan, pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

“Sepanjang belum ada turunan aturannya, belum bisa dikatakan fix di tanggal tersebut. Namun, kami penyelenggara Pemilu tingkat kabupaten/kota, tentu siap menjalankan apapun hasil keputusan dari pusat,” tukasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu