SMKN 2 Produksi masker kain
PRODUKSI : Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin (berdiri kiri) sedang melihat siswanya yang membuat masker kain, Selasa (7/4). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
SMKN 2 Produksi masker kain
PRODUKSI : Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin (berdiri kiri) sedang melihat siswanya yang membuat masker kain, Selasa (7/4). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK


RADARDEPOK.COM, DEPOK –
Adanya imbauan dari Pemerintah untuk mengenakan masker jika beraktivitas di luar rumah, SMKN 2 Depok berinisiatif membuat masker kain secara massal. Hal ini sesuai dengan jurusan yang ada di SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut, yakni jurusan Tata Busana.

Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin mengatakan, menargetkan seharinya bisa memproduksi 500 masker kain. Rencananya tiap maskernya akan dihargai Rp 4.000 untuk satuan, dan jika beli dalam jumlah banyak harganya Rp45.000 perlusinnya.

“Kami membuatnya saat ada yang memesan saja, dan sejauh ini di hari pertama sudah ada banyak yang memesan,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (7/4).

Tatang menuturkan, ini adalah inisiatifnya untuk memenuhi kebutuhan masker di masyarakat, tetapi dengan harga yang terjangkau. Sasaran penjualannya adalah dunia pendidikan dan tentu saja masyarakat umum.

“Kami mengerahkan beberapa siswa dari jurusan Tata Busana untuk mengerjakannya. Jadi, mereka ke sekolah hanya mengambil bahannya saja, dan mereka menjahitnya di rumah masing-masing, dan setelah jadi mereka mengirimkan lagi ke sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Program Jurusan Tata Busana, Rini Nurbandiah menjelaskan, ini juga menjadi pembelajaran untuk siswa selama di rumah. Jadi, ada kegiatan yang bermanfaat dan melatih kemampuannya dalam menjahit. Karena, sudah sekitar tiga pekan belajar di rumah, tentu ini menjadi melatih materi praktik mereka di rumah masing-masing.

“Apalagi yang mereka buat adalah masker kain yang berguna untuk masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Korona,” katanya. (rd)

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya