Sri Utami sumbang APD
SUMBANGKAN APD:  Jajaran UPTD Puskesmas Cimanggis menerima bantuan Alat Pelindung Diri, sumbangan dari Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Kota Depok, Sri Utami. FOTO : DOK.PRI FOR RADAR DEPOK
Sri Utami sumbang APD
SUMBANGKAN APD : Jajaran UPTD Puskesmas Cimanggis menerima bantuan Alat Pelindung Diri, sumbangan dari Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Kota Depok, Sri Utami. FOTO : DOK.PRI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.CMO, DEPOK – Prihatin terhadap minimnya Alat Pelindung Diri bagi tenaga kesehatan, Anggota DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Sri Utami menyumbangkan sejumlah APD ke beberapa puskesmas di wilayah Cimanggis. Di antaranya, UPTD Puskesmas Cimanggis, PKM Tugu, Pasir Gunung Selatan, Mekarsari, dan Cisalak Pasar.

Sri menilai, kebutuhan APD mutlak diperlukan. Jumlah APD yang diberikan sebanyak 50 buah. Sebelumnya, ia memberikan masker, namun jumlahnya tak banyak. Karena sulit didapat dan mahal, begitu juga dengan hand sanitizer.

“Sengaja tidak saya bagikan kepada warga, tetapi saya lebih memilih tenaga kesehatan. Karena mereka adalah asset kita,” ucapnya.

Sri juga mengaku prihatin terhadap banyaknya tenaga medis yang meninggal. Dokter ini merupakan asset yang mahal, berapa tahun dia harus belajar untuk menjadi dokter. Hingga akhirnya Sri tergerak untuk mencari APD, walaupun harus menjahit di sebuah konveksi dengan bahan yang sesuai dengan standar kesehatan.

“Kami berharap tidak terjadi di Depok, tenaga medis dan dokter yang meninggal. Kami berharap mereka semua mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” tutur Sri.

Kepala UPTD Puskesmas Cimanggis, Dr. Lina Herliana mengaku sangat mengapresiasi atas perhatian Sri Utami. Sebagai puskesmas yang ditunjuk oleh Pemkot Depok untuk menangani kasus Covid-19 di wilayah Timur harus siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengaku risau atas kelangkaan APD ini, mengingat akan mengancam keselamatan para dokter dan tenaga kesehatan.

“Mereka adalah garda terdepan yang akan menolong masyarakat di tengah wabah korona yang belum kita ketahui sampai kapan berakhirnya,” ucapnya.

Senada, Kepala Puskesmas Tugu, Dr. Debby mengaku senang mendapatkan perhatian tersebut. Karena puskesmas Tugu juga sudah merujuk pasien Covid-19, sehingga memerlukan protap Covid-19 saat menerima dan mengantar pasien.

“Sekali merujuk minimal memerlukan tiga buah APD. Jangan sampai mereka tumbang karena tidak mendapatkan perlindungan yang cukup. Bantuan ini sangat berarti, karena sekalipun ada anggaran, namyn barangnya di lapangan sulit dicari,” tutupnya. (rd/gun)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya