stok darah menipis
STOK DARAH : Petugas menunjukkan kantung darah di Kantor PMI, Grand Depok City, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
stok darah menipis
STOK DARAH : Petugas menunjukkan kantung darah di Kantor PMI, Grand Depok City, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi virus Korona (Covid-19) di Kota Depok juga berdampak pada menipisnya stok darah di PMI Depok, sehingga masih diperlukan pasokan darah dari para pendonor.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Depok, Dr Widya Astriani. Menurutnya, menipisnya stok darah karena kegiatan donor mobile unit banyak yang dibatalkan, untuk menghindari penularan virus korona, dengan menerapkan social distancing.

Widya melanjutkan, jika ada pasien yang sangat membutuhkan darah, sementara ini menerapkan donor pengganti dari keluarga pasien.

“Stok darah tipis, karena kegiatan donor mobile unit banyak yang dibatalkan,” unagkap Dr Widya Astriani kepada Radar Depok.

Dia juga menjelaskan PMI sudah mengeluarkan surat edaran untuk tetap donor dengan protokol yang tegas, agar tetap mencegah penyebaran virus Korona. Adanya surat edaran ke sejumlah instansi di Kota Depok sehingga beberapa hari ini giat donor mulai berjalan. Seperti dari Yonkav, Kostrad dan Kodim Depok.

Meski demikian pihaknya belum bisa memastikan stok darah golongan apa yang sedang dibutuhkan, karena permintaan tidak bisa dipastikan.

“Jumlah terkini tidak bisa dipastikan, karena datanya realtime, dan pasti berubah-ubah setiap ada permintaan darah pasti keluar,” kata Dr Widya Astriani.

Dia juga menegaskan PMI membutuhkan semua jenis golongan darah. “Kami membutuhkan semua jenis golongan darah,” tukasnya. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya