tagana kota depok dilema
LELAH : Anggota Tagana Kota Depok saat melepas lelah usai membantu penanganan banjir di perumahan Villa Pamulang, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
tagana kota depok dilema
LELAH : Anggota Tagana Kota Depok saat melepas lelah usai membantu penanganan banjir di perumahan Villa Pamulang, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Depok menjadi garda terdepan untuk membantu penanganan virus Korona (Covid-19) Kota Depok, terutama dalam pemberian distribusi sembako kepada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun, rasa dilema menyelimuti Tagana Kota Depok dalam pelaksanaannya.

Anggota khusus penanganan Covid-19 Tagana Kota Depok, Doni mengatakan, Tagana Kota Depok telah membentuk tim khusus yang terdiri dari 19 anggota, guna membantu penanganan virus Korona di Kota Depok. Tim khusus tersebut bekerja membantu Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok mendistribusikan sembako kepada pasien virus Korona di Kota Depok.

“Kami memberikan bantuan langsung kepada ODP dan PDP yang melakukan isolasi mandiri di rumah,” ujar Doni kepada Radar Depok.

Doni menjelaskan, untuk menjaga keamanan pihaknya juga membutuhkan alat pelindung diri (APD), terutama untuk tim khusus yang kontak langsung kepada ODP dan PDP. Namun, APD yang diberikan masih terbilang minim untuk menunjang kegiatan tim khusus Tagana Kota Depok.

Doni mengungkapkan, tidak hanya itu kebutuhan suplemen vitamin diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh Tim khusus Tagana Kota Depok.

“Kami membutuhkan APD namun informasinya kami akan dibantu dari PMI dan Damkar Kota Depok,” tutup Doni. (dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya