tim gabungan semprot sukmajaya
TIM GABUNGAN : Damkar Pos Merdeka bersama Tim KBR Brimob saat melakukan penyemprotan di seluruh lingkungan RW08 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Penyemprotan dilakukan atas permintaan warga karena ada seorang yang positif dari hasil rapid test. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
tim gabungan semprot sukmajaya
TIM GABUNGAN : Damkar Pos Merdeka bersama Tim KBR Brimob saat melakukan penyemprotan di seluruh lingkungan RW08 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Penyemprotan dilakukan atas permintaan warga karena ada seorang yang positif dari hasil rapid test. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok berkolaborasi dengan Tim Kimia Biologi dan Radio Aktif (KBR) Brimob melakukan penyemprotan disinfektan di RW 8 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Penyemprotan dilakukan atas permohonan warga setempat karena salah satu warganya ada yang pisitif setelah mengikuti Rapid Test. Hal tersebut diungkapkan Kabid Penanggulangan Bencana Denny Romulo Hutauruk.

“Kami menerima satu berkas surat permohonan yang di dalamnya tertulis bersifat penting dan ada warga yang positif usai di rapid test. Tim langsung bergerak cepat,” ungkap Denny kepada Radar Depok, Jumat (24/04).

Seluruh lingkungan di RW tersebut tak luput dilakukan penyemprotan secara menyeluruh. setiap RT yang masuk dalam RW tersebut juga dilakukan penyemprotan, baik  rumah ibadah serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.

“Semua disemprot, menghindari penyebaran karena warga khawatir,” jelasnya.

Dalam melakukan penyemprotan ke seluruh lingkungan Damkar Kota Depok menerjunkan empat personel dari Pos Merdeka di bawah Komandan Regu B Erwin beserta mobil pemadam berkapasitas 1000 liter dan dua unit penyemprot elektrik

Dari pasukan tim KBR Brimob diterjunkan sekitar 17 personel di bawah komando Besar. Dua unit mobil komando dan satu mobil elf untuk membawa personel.

Saat dikonfirmasi Lurah Mekarjaya Zainal Arifin membenarkan bahwa ada warganya yang positif setelah di rapid test, namun setelah melalui proses serta musyawarah bersama pengurus RW serta Puskesmas Sukmajaya, warga tersebut diminta untuk isolasi secara mandiri.

“Iya warga yang bersangkutan diisolasi secara mandiri di kediamannya,” kata Zainal.

Terkait pasokan kebutuhan warga yang bersangkuta, semua dikendalian sama satgas Kampung Siaga Covid-19 yang bersedia menyuplai makanan, hasil dari lumbung pangan yang disediakan tim satgas. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya