Beranda Satelit Depok Warga RW3 Bedahan Sambut Ramadan : Bersihkan Makam, Gelar Pengajian 

Warga RW3 Bedahan Sambut Ramadan : Bersihkan Makam, Gelar Pengajian 

0
Warga RW3 Bedahan Sambut Ramadan : Bersihkan Makam, Gelar Pengajian 
GOTONG ROYONG : Warga RW3, Kelurahan Bedahan, Sawangan, sedang membersihkan lingkungan makam Salatri. FOTO : ISTIMEWA
RW bedahan sambut ramadan
GOTONG ROYONG : Warga RW3, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, sedang membersihkan lingkungan makam Salatri. FOTO : ISTIMEWA

 

Menyambut datangnya bulan  Ramadan 1441 Hijriah, warga RW 03 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok mulai  membersihkan makam Blok Salatri yang berada di pemukiman mereka.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM – Pagi itu, sekelompok warga yang rata – rata pria tampak membersihkan lingkungan makam Salatri. Ada yang bertugas menyapu lahan makam dari dedaunan yang gugur, ada yang membabati rumput ilalang dengan arit.

Dasuki Martaih, salah satu warga yang turut melakukan kegiatan bersih–bersih makam, di sela-sela kegiatannya mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan warga setempat, khsusunya menjelang bulan Ramadan.

“Saat ini sudah masuk bulan Sya’ban. Malam harinya dikenal dengan Nisfu Sya’ban hari ke-15, sehingga warga di sini bersiap menyambut datangnya bulan puasa sehingga mereka berebenah,” kata Dasuki sambil mengais potongan ilalang, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, kegiatan bersih – bersih dilakukan  tidak hanya terhadap makam yang dilakukan petugas makam dan warga, termasuk juga kebersihan rumah masing-masing dan perabotan dibersihkan sehingga saat puasa Ramadahan, semuanya bersih, termasuk juga bersih hati. “ Kebersihan yang dimaksud ini sangat luas, baik rohaniah dan batiniah juga harus bersih,” jelasnya.

Bahkan, sambung dia, kebiasaan di lingkungannya  saat Nisfu Sya’ban,  sesama warga juga saling bersilaturahmi untuk maaf memaafkan, kemudian melaksanakan pengajian pada malam hari.

Namun,  karena sekarang ini tengah mewabah virus corona, untuk pengajian hanya dilakukan di rumah masing-masing, sehingga mereka tidak saling bertemu.  “Kalau pun ada pengajian mereka dengan keluarga masing-masing dan menjaga jarak tentunya,” bebernya.

Ia berharap saat bulan Ramadan wabah virus korona segera mereda dan musnah, sehingga warga  dapat melaksanakan ibadah dengan kusyuk dan perekonomian warga bisa bangkit kembali seperti sebelumnya.

“Wabah korona sangat mempengaruhi penghasilan warga, seperti ojek online penumpangnya jarang karena pegawai banyak bekerja dari rumah. Demikian usaha lainnya menurun drastis,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya