WFH ASN Diperpanjang 13 Mei

In Utama
WFH depok diperpanjang
DIPERPANJANG : Aparatur Sipil Negara (ASN) beraktifitas di kawasan Balaikota Depok. Masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah bagi ASN diperpanjang hingga 13 Mei. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dirasa masih ngeri-ngeri sedap saat bekerja normal di pandemi Virus Korona (Covid-19). Selasa (21/4), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menyesuaikan sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN. Bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) yang sebelumnya sampai 21 April diperpanjang kembali hingga 13 Mei.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, keputusan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/248/2020. Yaitu tentang penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Mengingat situasi dan kondisi terkait perkembangan pandemik Covid-19 di Kota Depok semakin meningkat. Kami memutuskan memperpanjang masa bekerja di rumah, yang sebelumnya hingga 21 April menjadi 13 Mei 2020,” kata Mohammad Idris kepada Radar Depok, Selasa (21/4).

Walikota menekankan, ASN yang bekerja di rumah ini harus benar-benar berada di tempat kediamannya. Adapun terkait pekerjaannya bisa dilakukan dengan memanfaatkan media dalam jaringan (daring) atau online. Dalam Surat Edaran Nomor 800/190-Huk/BKPSDM, Selasa (21/04/20) sudah jelas aturannya.

“Diharapkan tidak mengganggu keberlangsungan kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik,” tuturnya.

Menurutnya, mereka diwajibkan melaporkan kinerjanya kepada atasan melalui online. Selain itu, selalu siap apabila sewaktu-waktu mendapat tugas dari atasan. Dalam upaya mengendalikan penyebaran Covid-19, ASN dan non-ASN dianjurkan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi. Hal tersebut, sesuai dengan arahan dari Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Nomor 171 Tahun 2020.

“Dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penanganan Covid-19, serta mengajak keluarga dan masyarakat untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut,” tegasnya.

Sementara, Camat Limo, Zaenudin mengaku, sangat siap bila memang diperpanjang WFH. Tapi, sayangnya kecamatan dan kelurahan tidak memberlakukan tersebut. Mengingat, pimpinan wilayah menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat. “Dalam situasi seperti ini kami siap bekerja seperti apapun,” singkatnya. (rd/hmi)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar : (IG : @akbar.fahmi.71)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja.

Refocusing Depok Belum Maksimal

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Kota Depok masuk dalam kota dan

Read More...
tarif baru tol cijago

24 April Warga Depok “Dipasung” 

AKTIFITAS KENDARAAN : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II. FOTO

Read More...
jawa turun ke jalan

Radar Depok TV – Jawara Kota Depok Turun Ke Jalan

SEJUMLAH Jawara Kota Depok Turun ke Jalan Raya Ciputat-Parung, Kecamatan Bojongsari. Bukan untuk mencari keributan, namun Jawara Kota Depok

Read More...

Mobile Sliding Menu