2.790 PTK Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

In Pendidikan
Disdik serahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan
SELAMAT KERJA : Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin (tiga kiri) didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Indra Iswanto (dua kiri) saat simbolis penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan PTK. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang berada di dalam naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan. Totalnya ada 2.790 PTK yang menerima kartu tersebut.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, total 2.790 PTK yang menerima kartu tersebut, berasal dari jenjang SD dan SMP. Rinciannya 2.143 orang PTK Honor di SD, dan 647 orang PTK Honor di SMP.

“Ini adalah program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang merupakan amanah UU No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelanggaran Jaminan Sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (20/05).

Thamrin menjelaskan, premi atau iuran wajib yang dibayarkan seluruh peserta (PTK Honor) bersumber dari APBD Kota Depok. Total anggaran yang dibutuhkan untuk membayar premi tersebut tiap bulannya mencapai Rp 26.365.500.

Thamrin menjelaskan, tentunya dengan adanya Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut, bisa memberikan rasa aman dan nyaman dalam menunaikan tugasnya, karena semua peserta akan terlindungi.

“Ini adalah bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Depok, yakni memberikan rasa nyaman dengan ikut serta dalam BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Indra Iswanto menuturkan, Jaminan dalam kecelakaan kerja dan kematian adalah perlindungan dasar sebagai pekerja. Jadi, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka jika peserta tersebut mengalami kecelakaan atau musibah ketika berangkat atau pulang kerja, maka biaya kesehatan dan penyembuhannya akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, jika mengalami perawatan, maka peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut, akan mendapatkan gaji yang sesuai dengan yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, jika harus menjalani rawat jalan, akomodasi selama perawatan juga akan ditanggung.

“Jika sampai meninggal saat kerja, maka akan diberikan 48 kali gaji yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Namun, jika meninggal dikala tidak sedang menunaikan kerjanya, tetap akan mendapatkan uang, yakni senilai Rp 42 juta untuk ahli warinya,” katanya. 

Ditempat yang sama, Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Yanuar Wirandono menjelaskan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki call name yang baru yaitu BP Jamsostek agar lebih mudah diingat oleh peserta dan masyarakat

BP Jamsostek telah mengalami peningkatan manfaat yang cukup signifikan tanpa disertai kenaikan iuran sebagaimana diatur dalam PP 82 Tahun 2019.

“Kenaikan manfaat diantaranya santunan kematian dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta dan yang paling signifikan adalah kenaikan manfaat beasiswa bagi anak peserta yang orang tuanya meninggal dunia atau cacat total tetap, karena kecelakaan kerja dengan manfaat beasiswa maksimal Rp 174 juta untuk tingkat pendidikan TK hingga Perguruan Tinggi bagi dua orang anak peserta. Ini merupakan momen yang baik bagi kepesertaan jaminaan sosial ketenagakerjaan guru honor Kota Depok” jelas Yanuar 

Pada kesempatan tersebut ada juga penyerahan santunan jaminan kematian secara simbolis kepada Ahli waris almarhum Sobirin yang sebelumnya bertugas sebagai penjaga sekolah di SDN Harjamukti 1, Kota Depok. Sobirin meninggal dunia pada Sabtu tanggal 16 mei 2020 yaitu 2 minggu setelah terdaftar menjadi peserta BP Jamsostek. Oleh karena itu, ahli waris menerima santunan sebesar Rp 42 juta. 

“Kami mengapresiasi Disdik Kota Depok yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada guru honor yang manfaatnya dapat langsung dirasakan,” pungkas Yanuar. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Kasus babai P21

Kasus Pencemaran Nama Baik Babai Sudah P21

HUKUM: Kasi Pidum Kejari Depok, Arief Syafrianto saat menjelaskan status P21 diruang kerjanya. FOTO :

Read More...
artikel hamdi

Lebaran Menurut Filosofi Jawa

  Oleh : Hamdi,S.Sos Anggota Forum Akselerasi Masyarakat Madani Indonesia (FAMMI)   SEBAGAI pamungkas ibadah Ramadan, agama Islam memerintahkan  kewajiban zakat fitrah untuk

Read More...
SMKN 2 sosialisasi online

SMKN 2 Sosialisasi PPDB 2020, Berikut Juknis SMK-SMA Lengkapnya

SOSIALISASI : SMKN 2 Depok mengadakan sosialisasi PPDB tahun 2020 melalui sistem online ke SMP

Read More...

Mobile Sliding Menu