Bantuan Korona Jangan jadi Panggung Politik

In Politika
pradi supriatna pakai baju putih
Pradi Supriatna.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi Virus Korona (Covid-19) memang begitu menyiksa. Namun di sisi lain, memunculkan rasa empati yang cukup tinggi. Bantuan pun silih berganti disalurkan kepada masyarakat, yang terdampak secara ekonomi dari virus berbahaya ini.

Hal ini tersebut tentu baik. Namun, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi Gerindra, Mulyadi punya pandangannya tersendiri. Dia mewanti-wanti agar hati-hati dalam memakai anggaran penanggulangan Covid-19. Kata dia, yang terpenting bantuan harus untuk keselamatan masyarakat. Mesti pula tepat sasaran.

“Semangat penggunaan anggaran tersebut harus tetap dikedepankan dalam rangka keselamatan dan ketenangan warga. Sehingga tepat sasaran dan bisa dipertangungjawabkan,” jelas Mulyadi.

Anggota Komisi V ini menilai, di tengah bencana nasional, sangat disayangkan bila penggunanaan anggaran justru jauh dari nilai kemanusiaan. Sangat tidak beretika.

“Jangan sampai terjadi penyimpangan bahkan hanya dijadikan panggung politik, terutama daerah-daerah yang akan pilkada dimana incumbent maju kembali,” beber mantan Ketua  DPD Partai Gerindra Jawa Barat ini.

Makanya, ia menilai tetap perlu ada audit khusus soal anggaran korona. Bentuk pertanggungjawaban untuk masyarakat.

“Tentu dong perlu diaudit,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mendukung penuh apa yang dilontarkan oleh Mulyadi. Ketua DPC Partai Gerindra ini menilai jika saat ini, ditengah badai korona, singkirkan dulu hasrat politik. Utamakan kemanusiaan.

Sampai-sampai, dirinya pun tak mau dahulu membahas tentang Pilkada Depok. Padahal, sebagai petahanan, peluangannya cukup moncer untuk bertarung di hajatan lima tahunan tersebut.

“Salah satu yang terdampak koroan ialah perhelatan pilkada. Saya pun saat ini tak mau bicara tentang itu (pilkada).Lupakan dulu politik. Sekarang kemanusiaan dulu,” tegasnya.

Ketua Dewan Pengawas Satgas Lawan Covid-19 DPRD Kota Depok ini menambahkan, yang mesti dipastikan adalah bantuan tepat sasaran. Pendataan harus valid. Oleh sebab itu, perlu dukungan dari seluruh aspek masyarakat.

“Alhamdulillah secara pribadi, saya sudah menyalurkan bantuan. Ada total banruan beras sampai 6 ton. Tentu tidak akan cukup. Perlu dukungan segenap aspek masyarakat,” pungkasnya. (rd/jun)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

IT berikan bantuan sembako

Miris dengan Korban Korona, IT Kirim Surat Terbuka

SOSIAL : Relawan Imam Turidi menyalurkan bantuan sembako buat masyarajat terdampak Virus Korona. FOTO :

Read More...
samsat depok bagikan sembako

Samsat Depok Beri Sembako Buat Korban Korona        

PEDULI : Pamin STNK Samsat Depok, Iptu Martha Catur Wurihandini bersama Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Depok 1

Read More...
koramil sukmajaya salurkan bantuan

Koramil Sukmajaya Suplai Sembako ke Warga

BANTUAN : Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu