Calon Direksi PDAM Tirta Asasta Depok Diverifikasi

In Metropolis

PDAM tirta asasta depok

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gegap gempita lelang Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Depok, sangat senyap. Rabu (6/5) penutupan calon petinggi di perusahaan berplat merah tersebut. Sayangnya hingga kemarin (10/5), tidak diketahui berapa jumlah pendaftar dan siapa saja yang mendaftar di lelang terbuka tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Depok, Wahid mengatakan, pendaftaran penerimaan calon pimpinan direksi PDAM sudah di tutup sejak 6 Mei lalu. Para peserta mendaftarkan diri, sekaligus menyertakan data diri dan berkas yang menjadi persyaratan.

“Penutupan pendaftaran sudah ditutup memang sejak 6 Mei lalu,” kata Wahid kepada Radar Depok, Minggu (10/5).

Proses selanjutnya, sedang melaksanakan tahapan verifikasi data dari para peserta yang telah mendaftarkan diri.

“Saat ini masih verifikasi data,” kata Wahid.

Menurutnya, belum ada fit and proper test yang dilakukan panitia. Meski demikian pihaknya mengaku akan menilai para peserta secara objektif.

“Belum ada tahap pengujian bagi para peserta yang mendaftar,” terang Wahid.

Ketika ditanya terkait berapa pendaftar dan siapa saja yang mendaftar, Wahid masih merahasiakan siapa saja yang telah mencalonkan diri menjadi pimpinan direksi PDAM Tirta Asasta.

“Belum bisa saya sampaikan (peserta calon pimpinan PDAM Tirta Asasta). Nanti kalau sudah selesai pasti akan kami umumkan,” tegas Wahid.

Menimpali hal ini, Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari menyebut, berdasarkan Pasal 1 angka 1 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum (Permendagri 2/2007), PDAM adalah Badan Usaha Milik Daerah (“BUMD”) yang bergerak di bidang pelayanan air minum. Pengangkatan direksi ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah setelah memenuhi persyaratan.

“Jadi aturannya sangat jelas harus ada transaparansi dan seleksi yang terbuka,” jelasnya.

Menurutnya, PDAM sebagai perusahaan daerah diberi tanggungjawab untuk mengembangkan dan mengelola sistem penyediaan air bersih, serta melayani semua kelompok konsumen dengan harga yang terjangkau. PDAM berbeda dengan perusahaan swasta murni yang selalu berorientasi pada keuntungan (profit oriented). Salah satu tujuan PDAM adalah turut serta dalam melaksanakan pembangunan daerah khususnya, dan pembangunan ekonomi nasional pada umumnya.

Demi mencapai tujuan di atas, maka penyelenggaraan dan pengelolaan terhadap PDAM harus berdasarkan kepada prinsip-prinsip dan azas ekonomi perusahaan yang sehat. Untuk itu dalam perspektif ke depan manajemen pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah termasuk di dalamnya adalah PDAM. Diharapkan mampu mengadopsi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Gorporate Governance) dalam penyelenggaraannya.

“Adanya Asas Kepastian Hukum, Asas Tertib Penyelenggaraan Negara, Asas Kepentingan Umum, Asas Keterbukaan, Asas Proporsionalitas, Asas Profesionalitas,” tandasnya. (rub/hmi)

 

Jadwal Tahapan Seleksi Lelang :

Pendaftaran Calon :

  • 27 April hingga 6 Mei

Penggumuman Hasil Seleksi :

  • 11 Mei

Uji Kelayakan dan Kepatutan :

  • 13 Mei

Penulisan Makalah :

  • 14 Mei

Presntasi :

  • 15 Mei

Hasil Diumumkan :

  • 20 Mei

Tes Kesehatan :

  • 3 Juni

Wawancara :

  • 8-9 Juni

Direksi Terpilih :

  • 11 Juni

 

Jurnalis : Fahmi Akbar : (IG : @akbar.fahmi.71), Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

kebijakan di tengah pandemi

Kebijakan Ditengah Pandemi : Pemerintah Plin-Plan Larang Mudik 

SOSIAL : HMS Center saat melakukan acara, belum lama ini. FOTO : ISTIMEWA   Ketua Umum Hidupkan

Read More...
kemanusiaan lebih penting dari politik

Kemanusiaan Lebih Penting dari Politik

PEDULI : Tokoh Perempuan dan Anak di kota Depok, Novi Anggriani Munadi, saat memberikan bantuan

Read More...
masjid nurul huda berbagi

Nurul Huda Peduli : Bagikan 200 Nasi Kotak

JAGA JARAK : Warga sedang mengambil paket sembako di Masjid Jami Nurul Huda di Jalan

Read More...

Mobile Sliding Menu