es kelapa gratis di depok
ANTRE ES KELAPA : Puluhan anak-anak dan ibu rela mengantre di kedai Es Kelapa milik Iwan di Perumahan Jatijajar, Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok untuk berbuka puasa dibagikan secara gratis, Jumat (15/05). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
es kelapa gratis di depok
ANTRE ES KELAPA : Puluhan anak-anak dan ibu rela mengantre di kedai Es Kelapa milik Iwan di Perumahan Jatijajar, Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok untuk berbuka puasa dibagikan secara gratis, Jumat (15/05). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Ditengah pandemi seperti saat ini, umumnya orang berlomba-lomba berbuat kebaikan membagikan sedikit rejekinya. Pedagang es kelapa di Perumahan Jatijajar, Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok, turut membantu masyarakat sekitar dengan membagikan es kelapa miliknya.

Laporan : Lutviatul Fauziah, Depok

RADARDEPOK.COM – Berawal dari adanya seseorang yang berdonasi es kelapa melalui dia sebanyak 200 porsi. Membuat Iwan Gondrong ikut memberikan kepada yang menbutuhkan. Aksi yang sudah dilakoninya dari awal Ramadan dinamai dengan : Jumat Berbagi. Kini Iwan Gondrong telah tiga kali berbagi ese kelapa yang diperuntukan untuk yatim dan duafa.

Sebelum pukul 14:00 WIB. Ratusan orang telah antre didepan kedai es kelapa milik Iwan. Dengan berbaris rapih, mereka menunggu giliran mendapatkan dua porsi es kelapa tiap orangnya. Tak hanya anak kecil saja, namun ibu dan bapak-bapak juga ikut memadati lokasi sebelum kedai dibuka.

Tak menghiraukan teriknya matahari siang yang begitu terpancar dengan jelas, mereka begitu bersemangat berdiri. Ini dilakukan semata-mata ingin mendapatkan kesegaran es kelapa untuk dijadikan santapan berbuka puasa.

“Jumat (15/5) kali ini, kami menyiapkan 360 porsi secara gratis. Itu sudah termasuk dari teman-teman dan donatur yang turut berbagi,” ucap Iwan disela-sela sibuk membagikan es kelapa.

Awalnya kegiatan berbagi ini diperuntukan untuk yatim dan dhuafa, namun akhirnya terbuka untuk siapa saja yang mau. Bagi yang berkecukupan, dia juga menyediakan sebuah ember untuk membantu berdonasi sebesar seribu rupiah. Dana tersebut nantinya akan di sumbangkan ke masjid dan musalah yang sedang dibangun.

“Sebenernya kita mau bagi-bagi kesenangan ditengah pandemi ini. Paling tidak bisa meringankan masyarakat walaupun cuma dua porsi es kelapa satu orangnya,” tuturnya.

Iwan juga tetap memerhatikan himbauan dari pemerintah, dan mewajibkan yang hadir untuk menggunakan masker. Dia juga akan terus berbagi es kelapa hingga Jumat terkahir di bulan suci ramadan ini.

Tak hanya itu saja, dia pun memberikan uang tunai ke anak-anak yatim, tetapi memang tidak tertuang didalam tulisan spanduk. Karena baginya kemampuannya terbatas, sedangkan yang hadir di luar kapasitasnya.

Tidak berlangsung lama, 360 bungkus es kelapa ludes dalam waktu kurang dari satu jam dengan antusias yang sangat luar biasa. (*)

 

Editor : Pebri Mulya