Depok Kembali Perpanjang PSBB

In Utama
mohammad idris baju ungu
Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok mengusulkan melakukan perpanjangan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Usulan tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kota Depok.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, PSBB Kota Depok akan berakhir pada 29 Mei. Namun, setelah dilaksanakan Rapat bersama Forkopimda, menyepakati bersama mengusulkan perpanjangan PSBB Depok kepada Gubernur Jabar.

“Kami sepakat mengusulkan perpanjangan PSBB kembali di Kota Depok,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok.

Tim Gugus Tugas mengusulkan perpanjangan PSBB hingga 4 Juni mendatang. Keputusan tersebut diambil, mengingat angka Reproduksi Efektif (Rt) Kota Depok >1 (1,39). Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan kasus di tengah masyarakat.

Selain itu, Mohammad Idris mengungkapkan, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak sembilan kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI sebanyak delapan orang, dan satu orang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Meskipun akan berdampak pada penambahan kasus dalam setiap harinya, strategi detect melalui rapid test dan Swab PCR akan terus dilakukan agar kasus dapat dijaring, dipetakan dan diintervensi.

“Mohon kepada sahabat masyarakat dan seluruh elemen untuk dapat memahami hal ini, dengan tidak membuat interpretasi sendiri demi kebaikan dan keselamatan semua,” terangnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal saat ini berjumlah 73 orang, terdapat penambahan dibandingkan hari

sebelumnya yaitu sebanyak dua orang. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR. Data tersebut hanya dikeluarkan PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI.

Adapun data Covid-19 Kota Depok pada Rabu (27/5), terdapat 544 orang positif, sembuh 179 orang, meninggal 28 orang. Untuk Orang Tanpa Gangguan (OTG) sebanyak 1.670 orang, selesai pemantauan 763 orang, masih dalam pemantauan 907 orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.733 orang, selesai pemantauan 2.187 orang, dan masih dalam pemantauan 1.546 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.426 orang, selesai pengawasan 776 orang, dan masih dalam pemantauan 650 orang. Serta PDP yang meninggal sebanyak 73 orang. (rd/dic)

 

DATA COVID-19 DI DUNIA

Positif: 5.698.421 Kasus

Meninggal: 352.475 Jiwa

Sembuh: 2.443.803 Orang

 

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Positif: 23.851 Kasus

Meninggal: 1.473 Jiwa

Sembuh: 6.057 Orang

 

DATA COVID-19 DI KOTA DEPOK

Positif: 544 Kasus

Meninggal: 28 Jiwa

Sembuh: 179 Orang

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

vaksin korona baru

Tahap Pertama Ada 40,2 Juta Orang Penerima Vaksin Covid-19 Gratis

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Bulan Januari 2021 diagendakan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjalankan program vaksinasi. Ini

Read More...
waspada virus korona

Kecamatan Cimanggis jadi Wilayah Terbanyak Covid-19 di Kota Depok

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - Sampai Sabtu (2/1), jumlah pasien/kasus virus Korona (Covid-19) di Kota Depok mencapai 3.521 orang Dengan catatan tersebut,

Read More...
Disinfektan PPM Cipayung

Rayakan Ulang Tahun ke-40, PPM Cipayung Semprot Disinfektan

PERINGATI : Pemuda Panca Marga (PPM) Ranting Cipayung semprot disinfektan di tiga titik dalam rangka

Read More...

Mobile Sliding Menu