Disdik : Kelulusan Siswa Diumumkan Online

In Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 di Kota Depok diagendakan akan dilaksanakan secara online alias daring. Hingga saat ini petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) masih terus digodok Dinas Pendidikan dan Bagian Hukum Pemkot Depok.

“Iya betul masih dibahas di bagian hukum,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin kepada Radar Depok, Senin (4/5).

Selain PPDB Online, dimasa pandemic Covid-19 ini persiapan pengumuman kelulusan siswa pun nantinya akan digelar secara online oleh setiap sekolah.

“Pengumuman kelulusan siswa akan diumumkan online, melalui sekolah masing-masing,” tutur Thamrin.

Menjelang akhir tahun pelajaran ini, tentunya banyak hal perlu disiapkan oleh siswa dan sekolah. Terutama bagi siswa yang akan melanjutkan ke sekolah tingkat atas.

“Iya nanti kita mau rumuskan secara detail di Rakor KS SD dan Rakor KS SMP,” tegas Thamrin.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, T Farida Rachmayanti menilai, penerapan PPDB online ditahun ini karena situasi yang menuntut kita untuk disiplin dalam penanganan masalah Covid-19.

“Agar kita bisa segera keluar dari permasalahan ini. Jadi seoptimal mungkin untuk proses dilakukan dari rumah [email protected] dan social distancing,” tutur Farida kepada Radar Depok, Senin (4/5).

Saat ditanya proses PPDB Online harus bisa berjalan transparan, Farida mengatakan, SOP pelaksanaan PPDB harus transparan dan diketahui oleh berbagai pemangku kepentingan. Sehingga semua bisa sama-sama mengawal.

Menurut Farida, tentunya kita semua punya idealisme yang sama tentang sistem pendidikan di Depok. Profesional, berkeadilan dan menjunjung tinggi integritas. Karena ini akan berimbas pada siswa didik.

“Bukan sekedar urusan orang tua dengan sekolah. Tapi ini proses yang menyertakan siswa. Hak-hak mereka harus terlindungi dengan baik. Selain mereka juga belajar mengenal sistem nilai yang berkualitas. Ada keterbukaan, ada kompetisi dan ada profesionalisme,” tegas Farida.

Sementara itu, untuk pola penerimaannya proporsi zonasi masih besar. Ada kenaikan pada proporsi prestasi, walau ini meliputi akademik dan non akademik. Kompetisinya menggunakan nilai rapor, maka dibutuhkan kalibrasi. Sebab standar rapor masing-masing sekolah ada perbedaan, hal itulah yang mesti diantisipasi agar bisa semakin adil.

“Secara rinci kami juga belum menanyakan lagi dalam konteks (PPDB, red) onlinenya. Kami masih menunggu juklak juknis ya. Katanya pekan ini akan ada sosialisasi dari Disdik Provinsi.  Kita tunggu,” pungkasnya. (rd/gun)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pembuatan sim online

Pembuatan SIM Bisa Gratis, Berikut Syaratnya

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah membuat program gratis untuk biaya pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ini sejalan

Read More...
Kebakaran TPS Pesona khayangan

Gegara Petasan, Terjadi Kobaran Api di TPS Pesona Khayangan

KOBARAN : Kobaran Api cepat menyebar membakar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pesona Khayangan Margonda, Kelurahan

Read More...
ilustrasi kartun hotel

Indonesia Posisi Pertama dalam Penambahan Hotel di Asia Tenggara

  RADARDEPOK.COM - Industri perhotelan akan memandang Tahun 2021 dengan penuh harapan untuk pemulihan dan pembaruan, setelah di tahun 2020

Read More...

Mobile Sliding Menu