Gerai Pangan Gratis Perumahan GMM Jatimulya : Buka 24 Jam, Ambil Barang Kebutuhan Dicatat

In Utama
makanan gratis
LINGKUNGAN INSPIRASI : Seorang ibu warga Perumahan Griya Melati Mas (GMM) RW8 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong Kota Depok saat mengambil kebutuhan pangan untuk sehari-hari di Gerai Pangan Gratis, Selasa (5/5). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Dari warga dan untuk warga menjadi kata yang tepat di Gerai Pangan Gratis, milik Perumahan Griya Melati Mas (GMM) RW8 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong Kota Depok. Demi menjamin kebutuhan pokok di masa wabah Virus Korona, gerai ini mempersilahkan warga mengambil bahan pokok kebutuhan perharinya.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Letaknya tepat di Jalan Ar Ridho persis berseberangan dengan Taman Kelurahan Jatimulya. Ketika masuk sudah tentu dilakukan pemeriksaan subuh tubuh, serta penggunaan masker yang dicek keamanan di pos. Tak ketinggalan banner memerangi korona menjadi hiasan awal masuk Perumahan GMM, Selasa (5/5) siang.

Usai melalui pos keamanan, hanya berjarak 10 meter posyandu yang disulap menjadi Gerai Pangan Gratis menjadi sambutan pembuka. Disebelahnya persis juga ada posko Kampung Siaga Covid 19. Bagi siapapun yang ingin masuk wajib mencuci tangan yang sudah tersedia.

Salah seorang pria yang menjadi Ketua Satgas Kampung Siaga Covid-19, Yongky Priyanto  menyambut dengan senyuman dibalik masker yang dikenakan. Jajaran sembako, masker, dan hand sanitaizer menjadi latar belakang saat berbincang.

“Ini semua dari warga berkelebihan yang mendonasikan tanpa ada ikatan. Makanya kami buat tagline Yang Butuh Ambil, Yang Berlebih silahkan taruh. Intinya dari warga dan untuk warga,” katanya dengan logat Jawa yang masih begitu kental.

Tak lama berselang saat tengah asik berbincang, seorang ibu datang mengambil beberapa sembako yang diperlukan untuk masak. Sembako yang diambil telur tiga butir, satu liter beras yang sudah di pak, satu liter minyak sayur, dua mie instan, beserta hand sanitaizer berbentuk gel.

Sebelum meninggalkan gerai ibu tersebut mencatat nama serta alamat dan kebutuhan yang diambil. Sahut Yongky, itu untuk data pengurus berapa setiap hari yang keluar dan masuk.

“Itu buat pegangan data kami. Sehari bisa lebih dari 20 warga yang datang, tidak bisa diberikan patokan pasti. Sejauh ini stok saya rasa juga masih cukup untuk dimanfaatkan warga,” ujarnya.

Kolaborasi kaum hawa dan adam juga terlihat ciamik, terlihat dua ibu serta satu anak berada di gerai melihat jalannya gerai agar berjalan efektif.

Cara ini bentuk dukungan penuh kepada pemerintah untuk penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang sudah masuk tahap kedua. Sehingga warga tak perlu keluar dari lingkungan  untuk mendapatkan bahan masakan. Untuk kebutuhan bumbu dapur, sayur maupun lauk, sudah disediakan seorang penjajak sayur keliling dengan sepeda motor bebeknya.

“Gerai buka 24 jam sekalian ngeronda. Jadi kalau rumahnya nggak ada sahur, bisa ambil ke sini, mie, beras, telur, dan lainnya,” kata Yongky yang menggunakan masker berwarna abu-abu.

Warga sekitar di luar dari perumahan GMM juga dipersilakan mengambil. Tapi, ada aturan yang ditetapkan para pengurus. Tidak sama dengan warga perumahan. Yongky yang sambil duduk di kursi plastic menyebut, warga luar tinggal beritahukan keperluan kepada satpam. Dan nanti diambilkan lalu diberikan kepada warga tersebut.

“Tapi dengan catatan kebutuhan masih tersedia, stok masih aman. Kita lebih utamakan warga sini dulu,” bebernya.

Usai pembicaraan, Radar Depok berkesempatan dapat penawaran untuk mengambil keperluan pekerjaan di lapangan. Hand sanitaizer gel dalam kemasan botol dan satu buah masker hasil karya para ibu-ibu sekitar lingkungan, jadi pilihan. Tak lupa nama dan barang yang diambil dibubuhkan di buku tamu yang tersedia di meja pengurus. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

XL axiata pimpin industri

XL Axiata Pimpin Industri Transformasi Digital

PELOPOR : XL Axiata menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menggunakan SAP S/4

Read More...
webinar axis

Bikin Virtual Meet Up Jadi Makin Seru #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Selama masa pandemi dan dirumah aja, tentunya ada beberapa kebiasaan kita yang ikut berubah. Misalnya, dulu kalau

Read More...
SMK putra bangsa alfamidi

Guru SMK Putra Bangsa Ikut Alfamidi Class

PROGRAM : Lima guru SMK Putra Bangsa mengadakan Program Alfamidi Class dengan menjalani Trainning for

Read More...

Mobile Sliding Menu