HMS : Pemerintah Harus Memastikan Bansos Tepat Sasaran

In Metropolis
ketua HMS
SAMBUTAN : Ketua Umum Gerakan HMS Center, Hardjuno Wiwoho saat Bakti Sosial (Baksos) di  Jl. Kp.Tipar, Ciawi, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/5). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BOGOR – Ketua Umum Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center,

Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah bekerja lebih keras lagi untuk memastikan Bantuan Sosial (Bansos) yang disalurkan benar-benar dialokasikan serta menyentuh masyarakat miskin yang terkena dampak
Covid-19 ini.

Sebab, dampak Covid-19 ini sangat sistemik bagi kehidupan masyarakat, baik bidang kesehatan, sosial dan ekonomi. Dalam bidang ekonomi misalnya, covid-19 ini membuat daya belinya melemah. Karena itu, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat menjaga agar ekonomi rakyat tidak makin terpuruk.

“Intinya, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan. Pemerintah harus siap,”  ujar Hardjuno disela-sela Bakti Sosial (Baksos) di  Jl. Kp.Tipar, Ciawi, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/5).

Hadir dalam acara Baksos ini Ketua Dewan Pembina HMS, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal, Bendahara Umum HMS Center Drs. Pambudi Pamungkas Karyo, serta Ketua Tim Advokasi Kesehatan HMS Center, D’Hiru. Turut hadir Kepala Desa Ciawi, H. Nana Sumarna,  RT-RW, Kepala Dusun, Badan Usaha Milik Desa,  Bimas dan Babinsa.

Sebelumnya, HMS Center menggelar kegiatan di beberapa titik di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Tangerang. Rencananya, setelah di Bogor ini, HMS Center akan menggelar Baksos serupa di Banten pada Minggu (10/5).

Dalam Baksos ini, HMS Center membagikan 2500 paket Jamu Herbal Kenkona kepada warga yang terdampak Covid-19 di Bogor. HMS Center jelas Hardjuno berikhtiar untuk terus membantu masyarakat. Hal ini merupakan komitmen HMS Center untuk berjuang demi kemaslahatan umat.

“Kami terus bersiar demi kemaslahatan umat. Kami tidak mau umat melarat. Untuk itu, saya harapkan Bansos yang diberikan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kondisi wabah seperti saat ini, salah satu tugas pemerintah ini mengurangi beban ekonomi rakyat. Hal ini termaktub dalam amanat konstitusi yaitu untuk mensejahterakan rakyat (welfarestate) sehingga semua kebijakan yang dibuat harus untuk kepentingan rakyat. Konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, telah menentukan pijakan Negara untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya.

“Jangan sampai pemerintah abai. Salah satu tugas negara itu menjamin

kesejahteraan bagi rakyatnya,” terang Hardjuno.

Karena itu, penyaluran Bansos oleh pemerintah harus benar dan tepat sasaran yang didukung data akurat dan valid sesuai kondisi riil di lapangan.

“Jadi, data penerima Bansos  jangan serampangan,” tegasnya.

Namun sayangnya, Hardjuno melihat data penerima Bansos ini belum akurat. Hal ini menimbulkan  kegaduhan dan konflik lantaran meleset dari sasarannya. Untuk itu, dia meminta pemerintah bekerja keras dan cerdasa memperbaiki data penerima Bansos ini.

“Ini menyangkut hidup dan matinya rakyat. Sekecil apapun kesalahan data harus dinindari,” pintanya.

Apalagi saat ini lanujutnya,  korban terdampak covid-19 ini  terus

berjatuhan terutama dari kalangan pekerja di sektor informal. Bahkan kini mulai merembet ke sektor formal bersamaan dengan melambatnya laju perekonomian yang menghantam sektor riil.

“Hampir dapat dipastikan membengkaknya jumlah warga rentan ekonomi akan diikuti dengan bertambahnya orang miskin baru,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Dewan Pembina HMS, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal meminta pemerintah memperbaiki saluran komunikasi antar departemen yang terkesan tidak  kompak. Kerjasama antar lintas departemen terjalin baik agar memiliki frekwensi yang sama dalam upaya memutus mata rantai covid-19 ini.

“Jangan seperti sekarang ini. Misskordinasi antara kementerian terlihat jelas. Menhub bilang boleh mudik, Kepala Gugus Tugas bilang, nggak boleh mudik. Kan jadinya kacau,” pungkasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pintu dua RSUD depok

Pintu Dua RSUD Kota Depok Dibuka

SOSIALISASI : Suasana sosialisisasi pembukaan pintu dua RSUD Kota Depok, di Aula Kantor Kecamatan Sawangan.

Read More...
imam budi bermasker hitam

IBH : Jangan Lengah, Covid-19 Masih Ada

Imam Budi Hartono   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono meminta masyarakat, untuk

Read More...
KPU sosialisasi tahapan

KPU Depok Sosialisasi Tahapan Pencalonan

SAMBUTAN : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat memberikan sambutan dalam sosialisasi tahapan pencalonan

Read More...

Mobile Sliding Menu