Hujan Deras Sebentar di Kota Depok : Arif Rahman Hakim dan Margonda Tergenang

In Satelit Depok
margonda terendam
ISTIMEWA

 

Entah ini sudah kejadian yang ke berapa. Namun, tetap saja berulang. Butuh solusi segera. Jumat (29/5) sore, sejumlah ruas jalan utama di Kota Depok terendam banjir. Salah satunya, telihat di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) dan Jalan Margonda.

Laporan : Junior Williandro

RADARDEPOK.COM – Setelah beberapa hari tak diguyur hujan. Akhirnya, Jumat (29/05) sore, air Tuhan turun juga. Turun dengan derasnya. Disertai beberapa kilatan petir. Gemuruh di langit.

Seperti lumrahnya hujan deras di Kota Sejuta Maulid, selalu saja meninggalkan cerita. Banjir. Tergenang. Apapun namanya. Ketinggian air cukup lumayan. 50 cm. Bikin ogah pengendara untuk melintas. Daripada kendaraannya mogok. Efeknya, tentu saja macet.

Kondisi ini nampak di depan SPBU Jalan Margonda arah Jakarta, hingga putaran dealer Toyota, dan di Jalan Arif Rahman Hakim. Guna mengurai kemacaten, anggota Satlantas Polrestro Depok turun ke lokasi. Tidak hanya mengatur kendaraan, ada dari mereka yang turut mengangkat sampah dari gorong-gorong.

“Kalau hujan deras pasti banjir. Drainase tidak sanggup menampung air,” kata Wakasatlantas Polrestro Depok, AKP Untung.

Banjir terjadi sekira pukul 16:00 WIB. Menjelang petang, air mulai surut. Petugas Damkar Kota Depok turun ke pula. Mereka menyedot air, guna penyurutan lebih cepat.

Banjir juga terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim, dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Separuh jalan yang menuju Beji  dan Sawangan itu ditutup oleh petugas.

Soal ini, Kasatlantas Polrestro Drpok, Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, pihaknya akan segera membahasnya bersama dinas terkait.

“Segera akan dibahas dalam rapat forum lalu lintas supaya instansi terkait segera merespon dan mencarikan solusinya,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

penumpang kereta perempuan

Dilarang Ngomong di Dalam Kereta

PENGGUNA KRL COMMUTERLINE : Penumpang menggunakan masker saat berada di gerbong KRL Commuter Line Jabodetabek.

Read More...
Imam Tudiri

New Normal Mesti Dilakukan Bertahap

Imam Tudiri.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Kebijakan New Normal yang dikeluarkan pemerintah, dalam upaya hidup ‘berdampingan’ dengan

Read More...
pesantren jangan dianaktirikan

Pesantren Jangan Sampai Dianaktirikan

Humaidi Mufa.   RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI - Perjalanan panjang melawan penyebaran Covid-19 (Virus Korona) terus dilakukan semua pihak.

Read More...

Mobile Sliding Menu