Kegiatan Slank Fans Club Kota Depok : Ingatkan Bahaya Covid-19 hingga Bagikan Masker (1)

In Metropolis
slankers
BERBAGI : Anggota Slank Fans Club (SFC) Kota Depok saat memberikan masker kepada pedagang di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

Wabah virus korona (Covid-19) di Kota Depok, turut menjadi perhatian penggemar musik Slank yang tergabung pada Slank Fans Club (SFC) Kota Depok. Guna memutus mata rantai penularan Covid-19, SFC Kota Depok berusaha memberikan sosialisasi terkait covid-19 kepada masyarakat.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Sejumah remaja yang mengenakan kaos Slank maupun kemeja bertuliskan Bidadari Penyelamat, menelusuri jalan dan sejumlah tempat, salah satunya Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya.

Setelah di telisik para remaja tersebut merupakan anggota dari komunitas Slank Fans Club (SFC) Kota Depok yang tengah menjalankan aksi sosial.

Ketua SFC Kota Depok, Ridwan Kosasih mengatakan, musibah Covid-19 yang melanda Indonesa, khususnya Kota Depok, menjadi keprihatinan semua orang. Apalagi virus tersebut dapat menular dengan cepat dan belum ditemukan vaksinnya. Melihat fenomena tersebut SFC tergerak memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19.

“Apalagi langkah SFC Kota Depok mendapat dukungan dari SFC pusat, kami berusaha menyebar virus kebaikan kepada masyarakat,” ujar Ridwan Kosasih.

Pria kelahiran 1989 tersebut mengungkapkan, sosialisasi dilaksanakan dari lingkungan sekitar base camp SFC Depok di Jalan Raden Saleh Kecamatan Sukmajaya hingga Pasar Agung. Dalam sosialisasi itu pihaknya menurunkan anggota yang tergabung pada Bidadari Penyelamat. Giat ini diharapkan dapat menggugah warga mengurangi aktifitas yang kurang penting, agar terhindar covid-19.

Ridwan Kosasih mengungkapkan, selain memberikan sosialisasi, SFC Kota Depok melaksanakan Gerakan Memakai Masker Gratis (Gemas). Komunitas ini memberikan masker secara gratis kepada warga dan pedagang di Pasar Agung.

Masker tersebut merupakan masker kain, apabila masker kotor dapat dicuci dan digunakan kembali.

“Sebanyak 300 masker kain kami berikan kepada warga dan pedagang Pasar Agung,” terangnya.

Penggunaan masker kain merupakan anjuran Pemerintah Pusat kepada masyarakat untuk mengenakan masker saat keluar rumah. Penggunaan masker bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Selain itu, ia meminta masyarakat untuk mengenakan masker kain dan bukan masker Medis. Hal itu dikarenakan masker Medis untuk kebutuhan tenaga Medis menangani pasien Covid-19. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

artikel rodiah

Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

  Oleh : Rodiah Ambarsari, M.Pd Guru SMP Negeri 1 Kota Depok   PEMBELAJARAN tahun ajaran 2020-2021 telah dimulai. Terkendala situasi pandemi virus

Read More...
Tokoh Perempuan dan Anak di kota Depok, Novi Anggriani Munadi.

Novi : Jika IBH Pro Perempuan dan Anak, Kenapa Tidak

Tokoh Perempuan dan Anak di kota Depok, Novi Anggriani Munadi.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Nama kader PKS

Read More...

Sadis, AO Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Terikat di Apartemen Depok

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK – AO ditemukan meninggal dunia di dalam apartemen Margonda Residence 5, Kecamatan Beji, Kota

Read More...

Mobile Sliding Menu