kejari berbagi ke penjaga makam
TERIMA BANTUAN : Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok Yudi Triyadi bersama seluruh jajaran menyerahkan ratusan paket sembako kepada pekerja makam di TPU Kalimulya 1 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Jumat (15/05). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
kejari berbagi ke penjaga makam
TERIMA BANTUAN : Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok Yudi Triyadi bersama seluruh jajaran menyerahkan ratusan paket sembako kepada pekerja makam di TPU Kalimulya 1 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Jumat (15/05). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Tiap Jumat selama Ramadhan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok melakukan aksi berbagi paket sembako kepada masyarakat. Untuk Jumat (15/5), mereka berbagi ke pekerja TPU Kalimulya 1 di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong.

Kepala Kejari Kota Depok Yudi Triyadi mengatakan, kegiatan yang dilakukan Kejari Depok untuk membangkitkan semangat berbagi kepada sesama di bulan suci. Terlebih di masa pandemik covid 19.

“Semua kita terjub bersama para kasie yang ada kejaksaan beserta seluruh jajaran. Kami ingin masyarakat membangkitkan semangat Ramadhan untuk mencegah wabah ini,” jelas Yudi di lokasi TPU Kalimulya 1

Paket bantuan yang diberikan Kejari Kota lebih dari 200 paket sembako berupa beras, minyak sayur, gula, mie instan, serta beberapa perlengkapan kesehatan.

Yudi mengungkapkan, kali ini pihaknya menyambangi dua lokasi, pertama sekitar Kecamatan Sukmajaya, tepatnya di belakang Unit Pengolahan Sampah (UPS) Jalan Merdeka, di mana. bantuan diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Kondisi disana sangat memprihatinkan. Kami rasa sangat tepat sasaran memberikan ke bagi mereka. Ternyata masih banyak di pelosok depok yang kehidupan masih kurang beruntung,” ungkapnya.

Dilokasi yang sama Koordinator TPU Kalimulya 1, Warsundari menuturkan bantuan yang diterima sebanyak 104 paket sembako yang nantinya akan diberikan kepada seluruh pekerja yang berada di TPU Kalimulya, baik 1, 2 dan 3.

“Disini ada 16 pekerja makam. Lalu sisanya akan kita serahkan ke pekerja lainnya. Misalnya ada penggali kubur, supir ambulance, kernet ambulance dan pekerja yang ada di TPU,” tutur Warsundari saat dikonfirmasi.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada Kejari Depok. Hal ini bentuk semangat penghargaan bagi seluruh pekerja makam yang juga berjuang selama pandemik ini. Penggunaan APD untuk melakukan pemakaman menjadi standart sekarang ini, sehingga bisa dikatakan perjuangan para pekerja makam menjadi lebih berat.

“Jujur ini menjadi semangat kami sebagai pekerja di makam. Jadi kami sangat mengucapkan terima kasih,” pungkasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu  (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya