Korona di Depok (22/05) : Tambah 38 Orang, Kini 481 Orang Positif

In Utama
mohammad idris baju ungu
Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasien positif virus Korona (Covid-19) di Kota Depok pada Jumat (22/05) sudah mencapai 481 orang. Peningkatan jumlah penderita virus Korona Kota Depok, harus menjadi perhatian masyarakat.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif  sebanyak 38 kasus pada Jumat (22/05). Penambahan tersebut, berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI.

“Bertambah 38 sehingga menjadi 481 orang terkonfirmasi positif,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok.

Mohammad Idris mengungkapkan, terdapat penambahan kasus sembuh hari ini menjadi 117 orang, bertambah 4 orang dari sebelumnya 113 orang. Kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negatif dua kali secara beruntun.

Idris menuturkan, Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 68 orang, tidak ada penambahan dibandingkan hari sebelumnya. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI.

Terkait pelaksanaan Rapid Test yang dilaksanakan BIN  bekerjasama dengan GTPPC Kota Depok, lanjut Mohammad Idris, dari 531 orang yang melakukan pemeriksaan dinyatakan reaktif 33 orang atau 6,21 persen. Adapun untuk warga yang mengikuti Swab sebanyak 152 orang. 

“Hasil dari rapid test yang dilaksanakan BIN dan GTPPC Kota Depok akan disampaikan kemudian,” terang Mohammad Idris.

Mohammad Idris menjelaskan, GTPPC Kota Depok  memiliki kepedulian dalam penanggulangan COVID-19, akan terus melakukan strategi “detect” melalui pelaksanaan rapid test dan Swab PCR, meskipun 

konsekuensinya akan terjadi penambahan Kasus Konfirmasi Positif yang cukup signifikan dalam setiap harinya. Namun demikian, Gugus Tugas dan mungkin elemen lain, program rapid test di tempat publik, sangat penting karena untuk memetakan dan melakukan intervensi secara pasti terhadap Kasus 

Konfirmasi Positif yang belum terjaring, termasuk tindaklanjut tracing kepada mereka yang kontak erat hingga fasilitasi isolasi dan perawatan di Rumah Sakit. 

Adapun data Covid-19 Kota Depok pada Jumat (22/5), terdapat 481 orang positif, sembuh 117 orang, meninggal 24 orang. Untuk Orang Tanpa Gangguan sebanyak 1.616 orang, selesai pemantauan 708 orang, masih dalam pemantauan 908 orang. Untuk Orang Dalam Pemantauan sebanyak 3.662 orang, selesai pemantauan 2.122 orang, dan masih dalam pemantauan 1.540 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 1.375 orang, selesai pengawasan 725 orang, dan masih dalam pemantauan 650 orang. Untuk PDP yang meninggal sebanyak 68 orang. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Taman pintar berbagi sembako

Taman Pintar Berikan Beras dan Uang Saku

BERBAGI : Taman Pintar bersama Yayasan Inayah Qolbu, Gress66, dan Arisda membagikan beras dan uang

Read More...
Komunitas berbagi sembako

K3 Foundation Berbagi 200 Paket Sembako

BERBAGI : Sekretaris K3 Foundation, Casmin HS memberikan paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

Read More...
Rapid test kota depok cilodong

500 Orang Depok Jalani Rapid Test

KOLABORASI : BIN bersama Pemerintah Kota Depok melakukan Rapid Tes Giant Tole Iskandar, Kecamatan Cilodong,

Read More...

Mobile Sliding Menu