SSB sukmajaya 3
BERPRESTASI: Pelatih SSB Sukmajaya Supartono saat berdiri di depan Piala ketika mengadakan kompetsi yang digelar SSB Sukmajaya. FOTO : ISTIMEWA
SSB sukmajaya 3
BERPRESTASI : Pelatih SSB Sukmajaya Supartono saat berdiri di depan Piala ketika mengadakan kompetsi yang digelar SSB Sukmajaya. FOTO : ISTIMEWA

 

Bersilaturahmi lewat festival dan kompetesi adalah cara ampuh untuk melihat bibit muda di berbagai daerah. Itu pula yang dilakukan Sekolah Sepak Bola (SSB) Sukmajaya.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Membangun Sekolah Sepak Bola (SSB) menurut Supartono harus memakai hati, dengan kejelian niat baik penting dilakukan untuk membangkitkan semangat anak-anak yang memiliki skill luar biasa sehingga harus diasah.

“Buat saya cara yang tepat untuk silaturahmi adalah kompetisi dan sparring, disana bisa bercanda, sukaria sambil melihat anak-anak menunjukan bakat mereka dengan semangat,” kata Supartono.

Tanpa ada makanan dan minuman tersaji karena saat menjalankan ibadah puasa, memang beberapa kali melakukan berbagai kompetisi bahkan liga. Semua dilakukan untuk jalin keakraban antar sesama sekolah bola, ungkapan itu dilontarkan pria sekaligus penulis.

“Liga Sukmajaya U-13 itu se-Kota Depok. Ikut kompetisi yang semakin bergengsi, cakupannya luas. Ini buat menambah relasi sama membangkitkan mental anak-anak,” tambahnya.

Akhirnya kata Supartono, sampai saat ini anak asuhnya selalu konsisten mengisi squad Porda Kota Depok, hingga tim besar lainnya tingkat provinsi maupun kota. “Semuanya klop, cara kita membangun kekeluargaan, saling silaturahmi di dalam bisa berbuah manis,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya