SSB sukmajaya 2
PRESTASI DAN TROPI : Anak didik SSB Sukmajaya U-12 saat meraih tropi pada sebuah kompetisi dan festival pertandingan sepak bola baik lokal maupun nasional. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
SSB sukmajaya 2
PRESTASI DAN TROPI : Anak didik SSB Sukmajaya U-12 saat meraih tropi pada sebuah kompetisi dan festival pertandingan sepak bola baik lokal maupun nasional. FOTO : ISTIMEWA

 

Kiprah Sekolah Sepak Bola (SSB) Sukmajaya tak perlu diragukan lagi. Banyak prestasi mulai dari tingkat lokal hingga nasional mereka torehkan. Uniknya, semua prestasi yang dihasilkan tak lepas dari program TIPS yang menjadi kurikulumnya.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Uniknya tropi bukan semata menjadi tujuan penting dan utama bagi SSB Sukmajaya, hal itu tegas dikatakan saat berbincang dengan Supartono yang menjadi motor besarnya SSB Sukmajaya.

Jadi, tidak harus mengangkat tropi dan mengejar juara dalam festival, turnamen, atau kompetisi. Namun, saat mengikuti semuanya siswa mampu meraih tropi, itu adalah bonus dari hasil pendidikan dan pelatihannya. Meski pada akhirnya, dengan sendirinya mengalir, sudah berjajar puluhan prestasi berupa tropi nyata dan dokumen yang terpajang di Sekretariat SSB Sukmajaya, Jalan Studio Alam TVRI Perum Sukmajaya Permata Blok G.10.

“Tropi adalah bonus dari prestasi kemampuan hasil dari latihan dan kerja keras. Fokus pada latihan dan kemampuan bukan pada tropi,” tegas Supartono kepada Radar Depok.

Tropi yang sudah diraih, dapat menjadi pemicu semangat berlatih, menambah kemampuan memainkan si kulit bundar. Diketahui, SSB Sukmajaya menjadi juara 1 Serumpun Cup pada tahun 2013, Juara 1 U-10 pada Asosiasi Sekolah Sepak Bola Depok (ASSBD) Cup, U-10 menjadi juara pada Betawi Cup di Jakarta, hingga menjadi ancaman di Liga Kompas bagi tim lainnya.

“Kalau di jabarkan satu persatu semuanya pasti panjang obrolan kita,” candanya sambil berjalan meninggalkan lapangan sepak bola Kostrad Cilodong. (*)

 

Editor : Pebri Mulya