Mengenal Komunitas Badut Depok : Mencari Jalan Lain Biar Tetap Hidup (1)

In Metropolis
boks komunitas badut depok 1
KOMPAK : Anggota komunitas Badut Kota Depok, saat melakukan latihan bareng sebelum Covid-19. FOTO : ISTIMEWA

 

Siapa yang tidak tahu badut, sosok lucu dan menggemaskan disukai anak-anak. Belakangan sosok badut juga digambarkan, sebagai momok menakutkan seperti yang digambarkan perfilman. Apapun itu, badut tetaplah badut, tetap menghibur meski pendapatannya terus berkurang.

Laporan: Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Badut merupakan seorang penghibur yang memoles wajahnya dengan bedak tebal dan berpakaian aneh, serta fasih memperagakan mimik-mimik lucu. Profesi badut sebenarnya cukup tua. Konon, sejak zaman Yunani kuno dan Romawi kuno.

Mereka tak hanya membuat tertawa orang-orang kaya yang stres lewat pertunjukan. Tapi juga menghibur dan mencari nafkah di jalan-jalan atau yang dikenal dengan istilah ngamen. Dengan kemampuan berpantomim, dengan gerakan-gerakan slapstik yang konyol, boleh jadi merekalah salah satu penjaja hiburan jalanan tertua di dunia.

Di Kota Depok terdapat komunitas Badut Depok. Biasanya mereka banyak melakukan aktivitas untuk menghibur masyarakat dengan diundang di acara ulang tahun, gathering, dan kegiatan lainnya. Semenjak Covid-19 panggilan mulai berkurang, namun tidak mematahkan semangat para seniman badut untuk berlatih.

Salah satu anggota Komunitas Badut Depok, Elisa Meidianti mengungkapkan, saat ini pekerjaan seniman badut semakin sepi, karena jarang panggilan terlebih saat Pandemi Covid-19 di Kota Depok.

“Selama pandemi kegiatan kami banyak yang di cancel, sehingga pendapatan kami juga ikut berkurang,” kata Elisa.

Dia juga mengatakan, untuk tetap mendapat penghasilan dirinya terus mencari jalan lain untuk tetap bertahan, meski keahliannya sebagai badut terus di asah.

“Tak jarang untuk tetap bertahan hidup para seniman badut untuk sementara ada berdagang gorengan, ada yang menjadi ojol, jadi tukang service AC, dagang kue pancong, berdagang bensin, berdagang online, dan lain-lain,” beber Elisa.

Dia berharap, Pandemi ini segera berakhir, agar masyarakat bisa menjalani kehidupan lagi secara normal. Dan pada badut bisa memberi keceriaan lagi di masyarakat. Karena sebelumnya Komunitas Badut Depok biasa menerima undangan dari berbagai daerah.

“Biasanya saya diundang se Jabodetabek, tapi kalau ada panggilan keluar kota bisa kami turuti,” kata Elisa.

Sementara ini pihaknya mengaku, kerap melakukan kampanye untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Depok. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

laba bank bukopin

Bank Bukopin Bukukan Pertumbuhan Laba Operasional 88 Persen

TUMBUH : Bank Bukopin berhasil mencatat pertumbuhan laba operasional sebesar 88 persen pada triwulan I/2020 menjadi

Read More...
elly farida online

TP-PKK Gelar Kajian Hikmah Ramadan

ONLINE : Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida , menggelar kajian online bertajuk Memaknai Kasih

Read More...
RW cisalak dimonitoring

RW 13 Cisalak Dimonitoring

KUNJUNGAN : Ketua TpPKK Kecamatan dan tim monitoring DPAPMK pantau langsung kegiatan di RW 13,

Read More...

Mobile Sliding Menu