komunitas badut 2
MENGHIBUR : Komunitas Badut Depok saat merayakan ulang tahun legenda Badut Indonesia, Muprianto. FOTO : ISTIMEWA
komunitas badut 2
MENGHIBUR : Komunitas Badut Depok saat merayakan ulang tahun legenda Badut Indonesia, Muprianto. FOTO : ISTIMEWA

 

Banyak cara yang dilakukan untuk membantu sesama yang membutuhkan. Seperti yang dilakukan Komunitas Badut Depok selalu memberikan bantuan, dengan menghilangkan traumatik anak dengan hiburan badut yang menggembirakan.

Laporan: Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Indonesia sedang tidak baik-baik saja, sebelum Pandemi Virus Korona Tanah Air juga dihantam berbagai bencana. Yang paling dekat, bencana banjir Januari lalu di Sukajaya Kabupaten Bogor.

Tak memiliki materi lebih bukan berarti tidak bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Sukajaya. Komunitas Badut Depok justru membantu dengan mempertontonkan keahliannya kepada anak-anak.

Ada sekitar 100 anak-anak yang dihibur badut-badut lucu dengan sukarela menghibur dipengungsian.

“Kami tidak diminta datang, tapi datang secara sukarela,” ujar Elisa Meidianti.

Dia mengatakan, ada tujuh orang anggotanya yang menghibur anak-anak di pengungsian. Selain menghibur, komunitas juga memberikan bantuan secara cuma-cuma kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan.

“Selain itu, kami bantu juga dengan memberikan mie instan, air mineral, pampers, pembalut sampai pakaian,” ungkap Elisa.

Para badut lucu tersebut, ingin anak-anak atau para pengungsi terhibur dengan keberadaannya agar tidak bersedih dan putus asa agar lebih ceria lagi.

Selain menghibur badut-badut tersebut juga mengisi materi edukasi kepada para pengungsi terkait gaya hidup bersih. Dibantu juga dengan sosialisasi mengenai kesehatan dan gaya hidup sehat oleh salah seorang dokter. (*)

 

Editor : Pebri Mulya