Pengosongan Lahan UIII Tunggu Korona

In Metropolis
gedung UIII pembangunan
TAHAP PEMBANGUNAN : Terlihat suasana gedung asrama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya yang dalam tahap penyelesaian. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah menang atas perkara Gugatan Badan Musyawarah Penghuni Tanah Verpoonding Seluruh Indonesia (BMPTVSI), di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Kamis (30/4). Masalah pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok, kembali dapat ujian. Wabah Virus Korona alias Covid-19 membuat progres pembangunan dan pendaftaran mahasiswa baru, kembali mundur.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Arskal Salim GP menegaskan, saat ini tidak ada lagi alasan bagi pihak manapun, untuk mengganggu pelaksanaan proyek strategis nasional. Yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018, tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Jadi siapapun yang mencoba mengganggu maka akan berhadapan dengan hukum. Dan, Kementerian Agama bekerjasama dengan aparat penegak hukum tidak segan-segan untuk menindaknya,” tutur Arskal yang juga Ketua Satgas Khusus Pembangunan UIII ini, melalui video conference di Jakarta, melalui aplikasi Zoom kepada Radar Depok, Kamis (30/04).

Namun demikian, saat ini pihaknya juga mengakui proses pembangunan sedikit terhambat lantaran proses Covid-19.

“Proses pembangunan tidak dihentikan berjalan terus, tapi ada libur karena berbagai pertimbangan salah satunya karena Korona,” kata Arskal.

Dia juga mengatakan, proses pembangunan dan penerimaan mahasiswa baru juga bakal ada kemunduran. Ditargetkan pembangunan selesai dua sampai tiga tahun kedepan. Dan harapan proses perkuliahan bisa berjalan bulan September atau Oktober 2020.

“Tapi, karena ada pertimbangan Covid-19, jadi ada kemunduran,” terang Arskal.

Menurutnya, pendaftaran mahasiswa sudah bisa dilakukan di Juni 2020 dengan menggunakan sistem pendaftaran online.

“Rekrutmen dimulai Juni secara online,” tegas Arskal.

Sementara, Kuasa Hukum UIII Kota Depok, Misrad menjelaskan, putusan yang dikeluarkan oleh PTUN Bandung dalam perkara ini terbilang langka. Menurutnya, dengan dikabulkannya eksepsi pada putusan sela mengisyaratkan bahwa perkara ini tidak memiliki kejelasan sejak awal.

Selain itu, dalam perkara ini Hakim juga menganggap BMPTVSI sejak awal telah mengetahui bahwa aset yang diperkarakan merupakan aset negara sejak tahun 2007, dengan sertifikat atas nama Departemen Penerangan, cq. RRI, dan pada 2018 telah dilakukan pemecahan/balik nama lahan seluas 142,5 hektare menjadi atas nama Kementerian Agama.

Terlebih penggugat dalam perkara ini, mempersoalkan kepemilikan lahan seluas 35 ha, yang diklaim dihuni dan dikuasai oleh 133 orang. Namun setelah ditelusuri, kesesuaian antara lahan yang digugat dengan batas-batas kepemilikan lahan yang diklaim BMPTVSI tidak ditemukan.

Terkait pengosongan lahan pihaknya mengaku, tidak terpengaruh dengan hasil putusan sidang. Lantaran tanah yang akan dibangun kampus internasional itu merupakan tanah negara yang sah.

Hanya saja, proses pengosongan lahan ditunda lantaran permasalahan Korona di Indonesia yang belum selesai.

“Ini cooling down dulu kan karena Covid-19 dan juga karena ini bulan Ramadan. Kalau sampai ada penertiban gawat nanti jadinya ke mana-mana,” kata Misrad.

Dia mengatakan, proses pengosongan lahan dibagi menjadi beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi pemerintah, verifikasi data, penilaian uang kerohiman dari KJPP, sebelum akhirnya lahan di kosongkan.

Dia juga mengaku, akan segera melakukan sosialisasi dan menyurati warga yang menempati lahan milik UIII.

“Kira-kira bulan depan kami akan surati warga yang menempati lahan,” tandasnya. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

haji ikbal sebar sembako

Haji Iqbal Sebar 400 Sembako Di Cipayung

SEBAR KEBAIKAN : Haji Iqbal (Kiri) bersama Lurah Pondok Jaya Mulyadi (Tengah), dan Kapolres Metro

Read More...
masker SDN Cilangkap 2

SDN Cilangkap 2 Beri Ratusan Masker ke Siswa

BERBAGI : Kepala Sekolah SDN Cilangkap 2 Kota Depok, Erlin Erliani didampingi Ketua Komite Sekolah,

Read More...
tempe chrispy

Mengulik Tempe Crispy 91 : Hingga Menjalin Kerjasama Dengan Jeddah

SUKSES : Owner Tempe Crispy 91, Suranto (kanan) bersama pendamping UMKM Jabar Juara Kota Depok,

Read More...

Mobile Sliding Menu