PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik

In Metropolis
Executive Vice President Corporate Communcation and CSR PLN, I Made Suprateka.
Executive Vice President Corporate Communcation and CSR PLN, I Made Suprateka.

 

 RADARDEPOK.COM, DEPOK – PLN memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak mengalami kenaikan, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan di atasnya.

Seperti diketahui penetapan tarif dilakukan tiga bulan sekali oleh pemerintah. Untuk tarif April hingga saat ini  dinyatakan tetap, yakni sama dengan periode tiga bulan sebelumnya.

“Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan,” tutur Executive Vice President Corporate Communcation and CSR PLN, I Made Suprateka.

Adapun besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut, Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp1.467/kWh, Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp1.352/kWh, Tarif untuk tegangan menengah Rp1.115/kWh, Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp997/kWh.

Adanya peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan akibat adanya pandemi virus korona (Covid-19) yang membuat masyarakat banyak melakukan aktifitas di rumah.

“Kami memahami di tengah pandemi ini, kebutuhan masyarakat akan listrik bertambah. Peningkatan penggunaan listrik sangat wajar terjadi dengan banyaknya aktifitas di rumah. Biasanya siang hari tidak ada aktifitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan,” tambah Made.

Untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi virus korona, PLN juga telah menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450VA, pelanggan bisnis dan industri kecil daya 450 VA. Serta potongan tagihan sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus Covid-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp.

Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

artikel rodiah

Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

  Oleh : Rodiah Ambarsari, M.Pd Guru SMP Negeri 1 Kota Depok   PEMBELAJARAN tahun ajaran 2020-2021 telah dimulai. Terkendala situasi pandemi virus

Read More...
Tokoh Perempuan dan Anak di kota Depok, Novi Anggriani Munadi.

Novi : Jika IBH Pro Perempuan dan Anak, Kenapa Tidak

Tokoh Perempuan dan Anak di kota Depok, Novi Anggriani Munadi.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Nama kader PKS

Read More...

Sadis, AO Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Terikat di Apartemen Depok

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK – AO ditemukan meninggal dunia di dalam apartemen Margonda Residence 5, Kecamatan Beji, Kota

Read More...

Mobile Sliding Menu