Beranda Politika Pradi Ketemu KH Said Aqil Siradj

Pradi Ketemu KH Said Aqil Siradj

0
Pradi Ketemu KH Said Aqil Siradj
SILATURAHMI : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyambangi kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, Rabu (13/5). FOTO : ISTIMEWA
pemimpin harus mengayomi
SILATURAHMI : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyambangi kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, Rabu (13/05). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menyambangi kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, Rabu (13/5). Tidak ada agenda khusus dalam pertemuan itu. Cuma silaturahmi

“Tentunya saya senang sekali diterima beliau. Berkah buat saya,” ungkap Pradi kepada Radar Depok, Jumat (15/05).

Pradi mengatakan, pertemuan ini tidak disengaja. Awalnya, ia bertandang ke rumah mertuanya, bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Cuma beberapa gang dari kediaman Kyai Said. Meski memang, sedari dulu ia ingin sekali bertemu ulama kharismatik tersebut. Cuma belum mendapat waktu yang tepat, apalagi kini sedang berlaku Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya coba telepon staf beliau. Ternyata ada di rumah. Sekalian saya mampir saja. Saya langsung diterima Kyai Said,”  beber Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini.

Pradi mengatakan, pertemuan berlangsung hangat. Tidak lama. Cuma sekitar 30 menit. Ada beberapa hal yang dibicarakan. Intinya, Kyai Said memberi wejangan kepada Pradi selaku pemimpin Kota Sejuta Maulid. Apalagi diketahui, ia santer bakal  maju di Pilkada Depok 2020.

“Kyai berpesan ke saya agar menjadi pemimpin itu harus bisa mengayomi. Harus bisa menerima semua kalangan. Dijadikan ladang ibadah,” ucapnya.

Dirinya menyakini, dengan banyak bersilarurahim ke tokoh-tokoh besar yang menjadi panutan umat Islam. Selain akan menambah keberkahan dan keluasan rezeki, juga bisa memperpanjang umur.

Terkait pilkada, tambahnya, Kyai Said bahkan sampai menelepon Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Atas dasar itu, ia berharap, dukungan tersebut tidak hanya dari PBNU melainkan juga PKB.

“Kaget saya. Kyai sampai menelpon Pak Muhaimin di depan saya,” tandasnya. (rd/jun)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya