Satgas Lawan Covid-19 Pelototi Bantuan Presiden

In Metropolis
satgas pelototi bantuan presiden
BANTUAN : (kiri ke kanan) Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Menteri Sosial RI Juliari Batubara, dan Walikota Depok Mohammad Idris, saat menyerahkan bantuan Presiden, di RW3, Kelurahan Kukusan, Beji, Kamis (14/05). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

DEPOK – Sebanyak 123.881 Kepala Keluarga (KK) di Kota Depok, mendapat Bantuan Presiden (Banpres) lewat Kementerian Sosial, Kamis (14/05). Tentu saja, bantuan ini guna meringankan kesulitan masyarakat akibat dampak ekonomi pandemi Virus Korona (Covid-19).

Sebab itu, Satgas Daerah Lawan Covid-19 DPRD Kota Depok ingin agar bantuan ini bisa tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran. Ketua Dewan Pengawas Satgas Daerah Lawan Covid-19 DPRD Kota Depok, Pradi Supriatna menyambut baik bantuan ini. Sebab memang inilah yang sedang ditunggu-tunggu masyarakat.

“Tentu dalam penyalurannya harus diawasi. Jangan sampai, yang bernak, malah tidak dapat. Itu yang benar-benar kami beri perhatian,” ungkapnya selepas mendampingi Menteri Sosial RI, Juliari Batubara guna menyerahkan Bantuan Presiden, di RW3, Kelurahan Kukusan, Beji.

Wakil Walikota Depok ini tak menampik, bila sampai saat ini, masih kerap ditemukan kesalahan verifikasi data penerima bantuan. Katanya, hal ini memang, salah satunya lantaran ketidaksiapan menghadapi virus yang tidak terprediksi datangnya ini. Namun ia memuji kesigapan pasukannya di Pemkot Depok untuk memperbaiki.

“Saya pikir ada kesalahan wajar. Tapi yang lebih penting bisa segera dibenahi. Kecakapan tim di lapangan saya acungi jempol,” beber Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini.

Makanya, ia menyarankan kepada Dinas Sosial Kota Depok bisa semacam membuat Web khusus untuk menampilkan data-data penerima bantuan sosial, yang bisa terkoneksi ke Kementerian Sosial. Sehingga, pusat tahu berapa jumlah warga Kota Sejuta Maulid yang berhak menerima bantuan.

“Termasuk  pula, saya pikirharus ada penndataan warga miskin baru. Misalnya yang terkena PHK imbas Virus Korona,” tegasnya.

Menteri Sosial RI, Juliari Batubara mengatakan, bantuan  yang diserahkan berupa sembako.

“Hari ini kami salurkan Bantuan Presiden tahap 1 dan 2 berupa beras dan paket sembako kepada 123.881 KK di Depok,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, pihaknya akan mendistribusikan bantuan selama tiga bulan ke depan. Masyarakat akan menerima paket sembako senilai Rp600 ribu sebanyak dua kali dalam sebulan.

“Kami akan evaluasi semuanya, kalau saat ini ada warga yang tidak benar-benar membutuhkan ternyata dapat bantuan, untuk tahap selanjutnya tidak akan dapat lagi. Kami berikan kepada yang membutuhkan,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Walikota Depok, Mohammad Idris mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada warganya. Dia menuturkan, untuk bantuan sosial yang berasal dari Pemkot Depok tahap kedua, telah dialokasikan kepada 100 ribu KK.

“Alokasi ini bertambah sebanyak 70 ribu KK dari bantuan tahap pertama. Tapi dikarenakan penambahannya cukup signifikan, maka minggu ini masih dalam verifikasi data tambahan,” pungkasnya. (rd/jun)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PKK kelurahan serua berbagi

Kader PKK Kelurahan Serua Berbagi : Sediakan Takjil dan Masker

SEMARAK RAMADAN : Kader PKK Kelurahan Serua sedang membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas.

Read More...
Air zamzam arab

Di Arab, Air Zamzam kini Dijual dengan Sistem Online dan Terbatas

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Selama bulan Ramadan di saat pandemi virus Korona (Covid-19), pembelian air Zamzam

Read More...

Ini Cara Komite SDN Anyelir 1 Gelar Baksos

SOSIAL : Komite SDN Anyelir 1 memberikan baksos kepada penjaga sekolah dan pramubakti serta siswa

Read More...

Mobile Sliding Menu