penjual layangan di beji
JAGA JARAK : Pembeli sedang antre untuk membeli layangan di toko HD Layangan dan Gelasan, Beji. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
penjual layangan di beji
JAGA JARAK : Pembeli sedang antre untuk membeli layangan di toko HD Layangan dan Gelasan, Beji. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga di Kota Depok, ternyata tidak membuat surut seluruh perekonomian. Salah satu yang berdampak positif adalah penjual permainan layangan.

Hal tersebut dirasakan toko Haji Didik (HD) Layangan dan Gelasan, yang berlokasi di Jalan Kembang Beji, RT05/03, nomor 55, Keluarahan/Kecamatan Beji.

Raditya Dira Prakasa yang merupakan pemilik toko tersebut mengaku, omset penjualan layangan di tempatnya naik signifikan selama pembelakuan PSBB.

“Semenjak PSBB, pembeli yang datang ke sini perharinya bisa ratusan orang,” katanya, Sabtu (16/05).

Raditya beranggapan, minat orang untuk membeli atau memainkan layangan dikarenakan banyak orang yang tidak punya kegiatan selama PSBB, sehingga mereka mengisi waktunya bermain layangan.

“Selain faktor sedang musim layangan, PSBB juga mendongkrak penjualan di sini,” tuturnya.

Namun, jika orang yang ingin membeli layangan di tempatnya tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Korona. Seperti, harus mengantre dengan menjaga jarak, lalu wajib menggunakan masker

“Kami menekankan agar masyarakat mematuhi PSBB, kalau syarat yang kami berikan tidak dipatuhi, mereka tidak akan kami layani,”pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar : (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya