Tiongkok Sudah Siapkan Pesawat Tempur Hadapi AS

In Utama
kapal induk AL tiongkok
Kapal induk AL Tiongkok Liaoning saat menjalani misi patroli laut.

 

RADARDEPOK.COM – Hubungan Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Hal ini setelah adanya saling tuduh terkait awal kemunculan virus Korona yang sedang melanda dunia.

Kini Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) sedang mempersiapkan pasukan dalam menghadapi provokasi yang dilakukan militer Amerika Serikat.

PLA sudah memberangkatkan kapal – kapal perang yang sedang berlayar dan pesawat anti kapal selam sedang lakukan pengintaian di Laut China Selatan.

Bahkan, kapal-kapal induk perang sudah dipenuhi pesawat tempur yang dikendalikan oleh pilot-pilot andalan yang sangat ahli dalam pengendalian kapal tempur.

Pengamat militer Tiongkok mengungkapkan, jika Amerika Serikat mengerahkan kapal – kapal induknya, Tiongkok pun sudah siap untuk menghadapinya.

Sebagaimana yang dilaporkan televisi resmi Tiongkok (CCTV), bahwa Yuan Wei, seorang pilot andalan jet tempur J-15 menerbangkan pesawatnya dalam latihan militer di perairan LCS di wilayah Provinsi Hainan, Senin 4 Mei 2020.

Kapal induk Liaoning telah menyelesaikan tugas latihan di LCS pada 30 April sehingga program latihan Yuan diarahkan ke Shandong, kapal induk terbesar kedua Tiongkok, yang disiagakan di perbatasan LCS di Hainan, demikian pengamatan pakar militer.

Dalam latihan di LCS sebagai reaksi provokasi AS itu juga dikerahkan sejumlah kapal perang Satuan Tugas Pengawalan ke-35 Angkatan Laut PLA.

Kapal perusak Taiyuan, fregat Jingzhou, dan kapal penyuplai Chaohu melakukan latihan antipembajakan dan menembak di LCS pada Sabtu 2 Mei 2020 sebagaimana laporan CCTV, Selasa 5 Mei 2020.

Pesawat anti kapal selam di bawah Komando Armada Selatan Angkatan Laut PLA baru-baru ini juga melakukan patroli dan misi antikapal selam, seperti dilaporkan PLA Daily.

Komando Armada Selatan tersebut menghalau USS Barry, kapal perusak AS, karena diduga melakukan pelanggaran wilayah teritori Tiongkok di Kepulauan Xisha, LCS, pada 28 April.

Namun sehari kemudian, AS kembali mengirimkan kapal penjelajah USS Bunker Hill ke Kepulauan Nansha yang diklaim milik Tiongkok.

AS juga dilaporkan menerbangkan pesawat pengebom B-1B di atas perairan LCS dan Laut China Timur selama musim libur Hari Buruh, sebagaimana diberitakan Global Times.

Wei Dongxu, pakar militer dari Beijing, mengatakan bahwa AS telah mengirimkan pesawat pengintai ke gugus kepulauan itu untuk menghimpun informasi intelijen tentang Tiongkok.

Atas provokasi tersebut, saran dia, Tiongkok perlu menggunakan kekuatannya untuk melakukan tindakan pencegahan yang cermat.

Tiongkok bisa mengirimkan pesawat tempur untuk mengusir mereka atau melakukan tindakan pengacakan elektronik agar mereka tidak bisa mendekat, tambah Wei.

Setelah terkena COVID-19, kapal induk USS Nimitz telah meninggalkan pelabuhannya dan dijadwalkan akan dikerahkan ke Pasifik pada musim panas ini, sebagaimana laporan media AS Navy Times pada 27 April.

Hal itu berarti AS bakal memiliki kapal induk yang siap dioperasikan di dekat wilayah Tiongkok sejak wabah COVID-19 menular ke empat kapal induknya.

Pakar militer memperkirakan AS bakal meningkatkan provokasinya terhadap Tiongkok saat epidemi mereda.

Latihan baru-baru ini menunjukkan bahwa PLA juga siap kapan saja untuk menjaga kedaulatan nasional, demikian sejumlah analis. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

gerabah kuatkan arus

Sisi Lain Pilkada Depok : Gerabah Kuatkan Arus, Menangkan Pradi-Afifah

KONSOLIDASI : Pengurus dan Relawan Gerabah saat melakukan konsolidasi di Balai Sarmili Depok, Minggu (30/08)

Read More...
PKB untuk pradi

Pilkada Depok : PKB Usung Pradi-Afifah

RESMI : Bakal Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna menerima SK Rekomendasi dari DPP PKB, di

Read More...
tangannya masuk ke penggilingan

Seram, Selama 4 Jam Pekerja Tangannya Masuk Penggilingan Daging

EVAKUASI : Petugas tengah menyelamatkan karyawan yang mengalami kecelakaan kerja, di toko milik Haji Doni,

Read More...

Mobile Sliding Menu