imigrasi boleh bikin paspor
ILUSTRASI : Warga saat melakukan tahap pendaftaran untuk mengurus pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Grand Depok City. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
imigrasi boleh bikin paspor
ILUSTRASI : Warga saat melakukan tahap pendaftaran untuk mengurus pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Grand Depok City. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejak dibukanya kembali bandara untuk penerbangan, para pemohon paspor di kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok mulai berdatangan. Namun, dimasa pandemi Covid-19 tidak banyak yang bisa bikin paspor, karena ada aturan boleh membuat paspor hanya mereka yang memiliki kepentingan urgen alias mendesak.

Humas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, Rima Wulandari mengatakan, pihaknya tidak melayani pembuatan paspor umum. Saat ini hanya melayani paspor yang bersifat urgen saja. Seperti pengajuan beasiswa, perjalanan dinas, atau sakit.

“Untuk pengajuan paspor yang bersifat urgen masyarakat juga diminta melampirkan dokumen pendukung dan persyaratan umum lainnya seperti, KTP, Kartu Keluarga, akte lahir/ijazah/surat nikah, dan paspor lama,” kata Rima kepada Radar Depok.

Dia menjelaskan aturan yang telah dibuat tersebut sudah berdasarkan arahan Ditjenim. Selaku pemimpin di pusat.

“Ini merupakan arahan pusat, kami juga tidak akan menuruti pembuatan paspor yang tidak urgen,” kata Rima Wulandari.

Namun demikian, pemohon di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok pada saat ini tidak sebanyak dengan pemohon paspor pada umumnya. Saat ini menurutnya pemohon paspor jumlahnya sangat fluktuatif.

“Sekarang pemohonnya tidak banyak, dan sangat fluktuatif ada kalanya tidak ada sama sekali, biasanya 0-5 orang yang memohon paspor,” tukas Rima Wulandari. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya