Beranda Metropolis Warga Depok yang Tidak Punya Surat Tugas dari Kantor, akan Dipulangkan

Warga Depok yang Tidak Punya Surat Tugas dari Kantor, akan Dipulangkan

0
Warga Depok yang Tidak Punya Surat Tugas dari Kantor, akan Dipulangkan
PEMERIKSAAN IDENTITAS : Petugas gabungan melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang berpenumpang dan tidak memakai masker saat penerapan PSBB di Perbatasan Jakarta – Depok, Senin (20/04). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
jalan tikus dijaga polisi
PEMERIKSAAN IDENTITAS : Petugas gabungan melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang berpenumpang dan tidak memakai masker saat penerapan PSBB di Perbatasan Jakarta – Depok, Senin (20/04). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meningkatkan kedisiplinan masyarakat selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meminta perusahaan untuk membekali pegawainya dengan surat tugas.

“Jika pengawai tidak dilengkap surat tugas dan terkena operasi gabungan yang dilakukan petugas, maka pengawai tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan dan dikembalikan ke rumah masing-masing,” ucap Walikota Depok, Mohammad Idris.

Kebijakan tersebut, sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 443/224- Huk/GT tentang Kelengkapan Surat Tugas Bagi Pegawai yang Bekerja pada Perusahaan/Kantor yang Dikecualikan dari Penghentian Aktivitas Bekerja dalam Masa PSBB di Kota Depok.

Sementara terkait jaring pengaman sosial Provinsi Jawa Barat selama PSBB, Pemkot Depok baru menerima Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 406/Kep.251-Dinsos/2020 tentang Daftar Keluarga Rumah Tangga Sasaran Non DTKS Penerima Bantuan Provinsi Jabar akibat Corona, Minggu 3 Mei 2020.

“Alokasi untuk Kota Depok sebanyak 37.735 KK. Alokasi ini merupakan penambahan dari alokasi DTKS sebelumnya untuk 10.423 KK, yang saat ini baru didistribusikan oleh Kantor Pos sebanyak 2.191 KK,” jelas Idris. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya