BKD genjot pajak
TAAT PAJAK: Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BKD genjot pajak
TAAT PAJAK : Petugas melayani warga yang ingin membayar pajak di Kantor Pelayanan PBB dan BPHTB, Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok terus berusaha mengejar target perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan dan Pedesaan (P2). Hingga akhir Mei 2020, BKD telah menyelesaikan ribuan berkas baik PBB P2 maupun Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kepala Bidang Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza mengatakan, pendapatan Kota Depok tidak terlepas dari pemasukan pajak yang diterima Pemerintah Kota Depok.

“Kami tengah mengejar target pajak dan BPHTB yang telah ditentukan tahun ini,” ujar Reza kepada Radar Depok.

Diketahui, BKD Kota Depok telah menargetkan PBB P2 Kota Depok sebesar Rp259.509.704.00 dan BPHTB Rp322.222.500.000. Dari awal Januari hingga akhir Mei, BKD telah mencapai PBB P2 sebesar Rp42.607.750.103 atau 16,42 persen. BPHTB yang telah tercapai sebesar Rp79.617.755.573 atau 24,71 persen.

Tidak hanya itu, BKD telah menyelesaikan PBB P2 hingga akhir Mei sebanyak 5.405 berkas, dan BPHTB 4.804 berkas. Reza mengatakan, saat ini pelayanan PBB P2 maupun BPHTB masih dilakukan di kantor pelayanan. Hal itu karena pekerjaan disesuaikan situasi PSBB di Kota Depok.

“Sementara ini belum dapat mengambil langkah mengejar target, karena situasi PSBB dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya