Geliat Sepeda di Kota Depok : Diminati Meski Harga Tinggi

In Metropolis
bersepeda
SEHAT : Komunitas Gowes Gorun saat melakukan kegiatan bersepeda di Stadion Gelora Bung Karno. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di masa transisi ini, pengguna sepeda semakin banyak di sejumlah daerah, khususnya di Kota Depok. Baik secara individu, keluarga, hingga komunitas gowes. Kini sedang trend yaitu pengguna sepeda lipat. Meski harganya cukup tinggi, namun tetap diminati.

Salah satu pengguna sepeda lipat asal Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Wahyudi mengaku, awalnya sepeda lipat tidak terlalu banyak digunakan masyarakat umum. Namun, kini sepeda modern tersebut malah dicari. Bahkan mulai bermunculan komunitas sepeda.

“Saya sendiri punya komunitas sepeda di lingkungan tempat tinggal,” tutur Wahyudi kepada Radar Depok.

Penggunaan sepeda lipat biasanya digunakan ketika weekday dan weekend. Dulu lanjut Wahyudi, sepeda lipat barang yang mahal, jadi tidak banyak. Biasanya warga hanya memakai sepeda jenis MTB atau BMX. Seiring berjalannya waktu sepeda lipat digandrungi.

“Bentuknya unik, dan mudah dibawa bepergian. Harganya sekarang mulai dari Rp2 juta hingga Rp6 juta. Sudah banyak yang punya kalau sekarang,” ujarnya.

Pedagang sepeda di Pasar Agung Sukmajaya, Purnomo mengaku, sepeda modern jenis sepeda lipat saat ini paling banyak diminati. Selain itu, sepeda jenis MTB juga diminati. “Sepeda MTB dalam seminggu mampu terjual lima buah, sepeda lipat dua buah,” ungkap Purnomo kepada Radar Depok.

Purnomo mengungkapkan, harga sepeda lipat untuk merek Vivacycle mulai Rp2.488.000 hingga Rp3.526.000, merek United Rp6.000.000, merek Polygon Rp4.200.000 hingga Rp9.500.000, dan Element Rp6.320.000.

Meski begitu, ia mengatakan, tidak semua sepeda lipat tersedia di tokonya. Untuk sepeda lipat harga tinggi, Purnomo harus memesan dulu kepada distributor.

“Kalau harga tinggi pesan dulu ke distributor dan pembeli harus membayar DP atau tanda jadi,” tandas Purnomo.

Gowes Gorun Rutin Bersepeda

Bersepeda kini memang tengah digandrungi semua kalangan, baik anak-anak hingga orang dewasa, termasuk komunitas Gowes Gorun yang rutin bersepeda.

Salah satu anggota komunitas Gowes Gorun Kota Depok, Afhni Noviana menuturkan, anggota ini merupakan teman semasa duduk di Sekolah Dasar (SD). “Karena memang sering kumpul bareng, dan suka sepedahan jadi kami buat kegiatan secara rutin setiap minggu,” ucapnya kepada Radar Depok, Senin (29/06).

Komunitas yang seluruh anggotanya merupakan perempuan ini, sudah sering melakukan perjalanan jauh.

“Di antaranya kami pernah ke Ragunan, GBK, Pakansari hingga beberapa tempat lainnya di wilayah Bogor. Serta masih ada beberapa tujuan yang belum terlaksana,” tuturnya.

Apalagi kini trend bersepeda dinilai sedang naik daun, sehingga membuat komunitas Gowes Gorun semakin eksis menunjukan hobinya.

“Karena di masa pandemi ini banyak yang bersepeda, membuat kami juga semakin semangat untuk menaklukan lokasi tujuan yang belum tercapai hingga saat ini,” ujarnya.

Lebih lenjut dirinya juga menjelaskan, selain rutin melakukan hobinya, namun komunitas Gowes Gorun tak lupa berbagi terhadap sesama.

“Kami kalau bulan puasa membagikan makanan berbuka untuk orang-orang membutuhkan yang ditemui di jalan selama bersepeda. Rutin kumpul seminggu dua kali menjalin kekompakan satu sama lain,” pungkasnya. (rd/dic/tul)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank), Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

banyak orang masker

Jika Tak Lakukan Ini, Percuma Kenakan Masker Cegah Covid-19

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Memakai masker menjadi salah satu langkah paling sederhana dan penting yang dapat dilakukan

Read More...
botol vaksin korona

Vaksin Covid-19 Akan Disebar ke Provinsi Ini di Indonesia

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Vaksin virus Korona (Covid-19) sudah siap didistribusikan Pemerintah ke seluruh Indonesia. Menteri

Read More...

Seperti Apa Terpeka yang Dinobatkan Tol Terpanjang di Indonesia

  RADARDEPOK.COM - Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tercatat masih menjadi jalan tol terpanjang

Read More...

Mobile Sliding Menu