irfan suryanegara dukung AHY
DOORPRIZE : Anggota DPRD Kota Depok, Irfan Suryanagara menyerahkan doorprice saat reses II tahun sidang 2019-2020 di RT05/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan belum lama ini. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
irfan suryanegara dukung AHY
DOORPRIZE : Anggota DPRD Kota Depok, Irfan Suryanagara menyerahkan doorprice saat reses II tahun sidang 2019-2020 di RT05/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan belum lama ini. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, Irfan Suryanagara menegaskan agar tidak menyamakan aturan di Jawa Barat dengan DKI Jakarta, tetutama kebijakan mengenai Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) wilayah di tengah wabah Covid-19.

“Wilayahnya saja sudah beda, Ini Jawa Barat, bukan DKI Jakarta,” kata Irfan kepada Radar Depok, Senin (1/6).

Irfan yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jabar ini mengungkapkan, seperti Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020 tentang SIKM DKI di tengah pandemi Virus Korona.

“Itu surat izin keluar masuk wilayah DKI, bagi warga DKI atau bukan, selama ada wabah Covid-19,” ujarnya.

Namun, bagi warga Jabar yang ingin bepergian masih di wilayah Jabar tidak perlu SIKM. Ia mencontohkan, seperti dari Kota Depok ke Kota Bekasi, atau dari Bandung ke Bekasi.

“Ini cukup dengan ketentuan yang diatur Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Kemudian,  sambung wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok- Kota Bekasi) ini, dari aturan tersebut menjadi payung hukum bagi aparat untuk melakukan tindakan.

“Tidak bisa warga Jawa Barat di wilayah Jawa Barat, diatur dengan Pergub DKI,” tegasnya.

Karenanya, Irfan meminta agar Pemprov Jabar dan seluruh yang berkepentingan untuk    menelaah lagi apa yang telah ia sampaikan.

“Saya mohon untuk semua yang berkepentingan maklum,” pungkasnya. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya