Koalisi Depok Tertata Segera Rekrutmen Calon

In Politika
koalisi depok tertata tentukan calon
VIRTUAL : Pengurus DPW PAN Jawa Barat melakukan video conference dengan DPP PAN dan DPW wilayah Jawa. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menghadapi pendaftaran pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota untuk Pilkada Depok 2020 yang kian dekat, Ketua Harian DPW Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad meminta agar partai yang tergabung dalam Koalisi Depok Tertata, yakni Demokrat, PAN, PKB dan PPP segera melakukan penjaringan calon.

“PAN sejauh ini tergabung dalam koalisi Depok Tertata, tapi secara resmi koalisi tersebut belum membuka pendaftaran calon walikota dan wakil walikota versi mereka,” kata Hasbullah kepada Radar Depok, Rabu (10/06).

Maka, sambung Bang Has–sapaannya-DPW PAN Jabar memanggil tim Pilkada DPD PAN se-Jabar untuk mengetahui progres Pilkada, Rabu (10/06) malam. Jika PAN Depok lambat, maka bisa jadi DPW PAN Jabar melakukan intervensi dan memfasilitasi agar Tim Pilkada di Depok bersama partai koalisi segera mengumumkan pendaftaran atau perekrutan calon.

“Kan tahapan calon ini sampai DPP. Sedangkan, waktu tinggal tiga bulan kedepan. Seharusnya, koalisi Depok Tertata ini sudah mulai membuka diri, siapapun calon walikota dan wakil walikota, baik incumbent maupun non incumbent. Saya kira dibuka saja pintu pendaftaran, baru ada proses seleksi di internal koalisi, bisa melalui survei, wawancara, uji petik dan lainnya,” kata Bang Has.

Maka ia mengimbau kepada Koalisi Depok Tertata untuk melakukan konsolidasi koalisi agar menyiapkan schedule rekrutment atau pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota versi mereka.

“Khusus untuk PAN, malam hari ini Tim DPD PAN, dipanggil DPW PAN Jabar. Mudah-mudahan, pasca dipanggil ada pergerakan,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar ini mengungkapkan, koalisi yang dibangun Depok Tertata sudah memenuhi syarat untuk mengusung kandidat sendiri dengan 12 kursi, di mana PAN empat kursi, Demokrat tiga kursi, PPP dua kursi dan PKB tiga kursi. Sehingga, mereka sudah harus membuat planning schedule program.

“Persoalannya, sampai detik ini belum ada calon yang muncul dari Depok Tertata. Koalisi ini harus duduk bareng untuk membuat schedule tahapan, kapan merekrut Paslon, tim pemenangan, konsolidasi internal partai koalisi, melakukan persiapan proses administrasi pendaftaran ke KPU, kampanye terbuka dan tertutup, serta lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika belum ada pergerakan atau membuat planning schedule program, koalisi yang sudah cukup untuk mengusung kandidat sendiri ini malah menjadi tidak bermakna atau kehilangan momentum.

“Ada perahu, tapi tidak ada nahkodanya.

Bang Has menilai, akan lebih efektif jika perahu yang sudah cukup syarat ini ada kandidat yang muncul dari koalisi Depok Tertata ini, terlepas menang atau kalah yang sudah diatur takdir. Tapi, paling tidak sebagai syarat pengusung sesuai Undang-Undang sudah terpenuhi.

“Maka saya kira koalisi ini sudah harus fokus konsolidasi internal membuat schedule. Bila perlu, mengundang sejumlah kandidat yang dibidik koalisi tersebut, presentasi dan proses seleksi serta mekanismenya disesuaikan hasil konsolidasi. Kan banyak metodenya,” pungkas Bang Has. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Ikravany Hilman

Surat Sakti PDIP Tunggu Teken Megawati

Ikravany Hilman.     RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasangan Calon (Paslon) dari PDI Perjuangan (PDIP) Kota Depok untuk Pilkada

Read More...
kami peduli bantu bayi

KAMI Peduli Bantu Bayi Prematur Pedagang Gorengan

PEDULI : Keluarga Besar KAMI Depok menyerahkan bantuan uang tunai beserta perlengkapan bayi di RT4/8

Read More...
kali tengah pondok jaya dikeruk

Kali Tengah Pondok Jaya Dinormalisasi

PEMBERSIHAN : Petugas Satgas SDA dari Dinas PUPR Kota Depok saat melakukan pengerukan serta pembersihan

Read More...

Mobile Sliding Menu