KPU Depok Butuh 4.015 PPDP

In Politika
KPU depok butuh
SIAPKAN : Petugas sedang mempersiapkan kebutuhan pemilu. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tahapan pembentukan badan ad hoc, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilkada Depok 2020, dimulai 24 Juni hingga 14 Juli. Untuk tahapan ini, KPU Kota Depok membutuhkan 4.015 PPDP yang bertugas di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Untuk PPDP, di Pilkada 2020, tahapan yang sedang kami lakukan rekrutmen PPDP 24 Juni – 14 Juli. Dan, masa kerja mereka dimulai pada 15 Juli – 13 Agutus,” Kata Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Depok, Jayadin, kepada Radar Depok, Senin (29/06).

Diketahui, jumlah TPS pada Pilkada nanti, harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19. Jumlahnya jadi membengkak, dibanding Pemilu 2019. Jadi 4.015 TPS. Rinciannya, Beji (333 TPS), Bojongsari (243 TPS), Cilodong  (320 TPS), Cimanggis  (507 TPS), Cinere  (208 TPS), Cipayung  (325 TPS), Limo  (201 TPS), Pancoranmas  (500 TPS), Sawangan  (316 TPS), Sukmajaya  (529 TPS), dan Tapos (533 TPS).

“Satu TPS ada satu orang PPDP,” paparnya.

Untuk jumlah daftar pemilih, sambung Jayadin, saat ini masih disusun KPU. Dan, jika berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 sesuai, saat ini masih dalam penyusun di tingkat KPU Kota Depok bersama Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk dijadikan landasan dari PPDP melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

Berdasarkan surat edaran dari KPU RI, terkait persyaratan calon PPDP ini, jika memungkinkan dari pengurus ketua RT atau RW, yang bersangkutan harus tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai, independen dan tidak berpihak dengan membuat surat pernyataan, berusia antara 20 tahun hingga 50 tahun, sehat jiwa dan tidak memiliki penyakit degeneratif dengan surat pernyataan.

“Mereka harus bebas Covid-19 dan harus menjalani rapid test yang difasilitasi Pemkot Depok. Selain itu, PPDP juga harus bersedia untuk menjadi petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS)” paparnya.

Kemudian, kata Jayadin, selama melakukan Coklit, PPDP harus menggunakan protokol kesehatan Covid-19, dan KPU Kota Depok akan memfasilitasi mereka dengan Alat Pelindung Diri (APD), mulai dari masker, face shield dan handsanitizer.

“Karena mereka akan Coklit door to door. Tiap rumah akan mereka kunjungi untuk didata,” katanya.

Nantinya, saat melakukan Coklit, KPU Kota Depok menekankan agar PPDP teliti dan cermat melaksanakan pemutakhiran data pemilih di wilayah kerja mereka.

“Berdasarkan surat edaran, mereka juga harus melek IT (Teknologi Informasi), minimal mereka menguasai smartphone,”  ucap Jayadin.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh warga Depok yang memenuhi persyaratan dan ingin menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu di tingkat Kota Depok, agar segera mendaftarkan diri untuk menjadi PPDP.

“Tentu, kami mencari yang benar-benar berniat mewujudkan Pilkada Depok 2020 sukses. Sebab, data pemilih ini merupakan dasar dari penyelenggaraan pesta demokrasi, dalam hal ini pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok,” pungkas Jayadin. (rd/cky)

 

Kekinian Persiapan Tahapan Pilkada :

– Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), dimulai 24 Juni hingga 14 Juli

– Masa kerja PPDP dimulai 15 Juli – 13 Agutus

– KPU Kota Depok membutuhkan 4.015 PPDP yang bertugas di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS)

– Jumlah TPS mencapai 4.015, rinciannya :

  1. Beji (333 TPS)
  2. Bojongsari (243 TPS)
  3. Cilodong (320 TPS)
  4. Cimanggis (507 TPS)
  5. Cinere (208 TPS)
  6. Cipayung (325 TPS)
  7. Limo (201 TPS)
  8. Pancoranmas (500 TPS)
  9. Sawangan (316 TPS)
  10. Sukmajaya (529 TPS)
  11. Tapos (533 TPS)

– Persyaratan calon PPDP :

  1. Jika memungkinkan dari pengurus RT/RW
  2. Bebas sanksi disiplin pegawai
  3. Netral dan independen (membuat surat pernyataan)
  4. Berusia 20 tahun – 50 tahun
  5. Sehat jiwa
  6. Tidak memiliki penyakit degeneratif (surat pernyataan)
  7. Bebas Covid-19 (jalani rapid test)
  8. Bersedia untuk menjadi KPPS

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

giat LPM curug

Lebih Dekat dengan Ketua LPM Curug, Dody Setiawan : Keliling Beri Bantuan dan Pantau Masjid

GIAT : Ketua LPM Kelurahan Curug, Dody Setiawan memberikan bantuan kepada pengurus tempat ibadah. FOTO

Read More...
vokasi UI tentang pertelevisian

Vokasi UI Hadapi Industri Kreatif

PENYIARAN : (kiri) Laboratorium TV penyiaran multimedia milik Vokasi Universitas Indonesia (UI). (kanan) Praktikum liputan

Read More...
toko buku diskon

Banjir Promo di TM Bookstore

BANJIR PROMO : TM Bookstore Depok Town Square (Detos) banjir diskon untuk stationery dan buku.

Read More...

Mobile Sliding Menu