Pemimpin Depok Mesti Paham Kultur

In Politika
hasbullah rahmat rapat
Hasbullah Rahmad

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Salah satu elit politik PAN Kota Depok, HM. Hasbullah Rahmad berpesan kepada kandidat yang akan bertarung di Pilkada, agar benar-benar memperjuangkan dan memahami ruh dari kultur masyarakat Depok. Pemikirannya pun harus visioner.

“Di Depok bisa dua atau tiga pasang, siapapun kandidat yang berkompetisi di Depok, saya pesan harus benar-benar memperjuangkan dan memahami ruh dari kultur masyarakat Depok,” kata Hasbullah kepada Radar Depok, Senin (29/06).

Ketua Harian DPW PAN Jawa Barat ini menuturkan, Hal tersebut ditujukan agar pembangunan dan pembuat kebijakan sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan masyarakat Depok.

“Agar kedepan pembangunan, itu harus bermanfaat untuk kepentingan masyarakat,” tutur Bang Has, sapaannya.

Sebab, lanjut Bang Has, sebagai warga Depok tentu akan bangga jika pembangunannya berkesinambungan. Sehingga, harus memiliki konsep yang jelas dan terarah, serta menyesuaikan konsep sebagai kota penyangga DKI Jakarta.

“Mau tidak mau, kan Depok harus memiliki konsep megapolitan, artinya kita di Depok tidak mengharamkan adanya monorel. Kalau jalan tol kan sudah pasti, sudah nyambung satu ruas dari Jagorawi ke Cinere, nanti ada lagi satu ruas dari Citayam-Antasari,” lanjutnya.

Namun, kata Bang Has, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan dilintasi LRT dan monorel. Karena, konseptualnya Jabodetabek, kota metropolitan penyangga dari Ibukota. Sehingga, Depok memerlukan pemimpin yang memiliki pemikiran visioner dan punya konsep pembangunan terintegrasi dengan perkembangan sekitar.

“Jangan sampai ada jalan di Jakarta yang lebarnya 20 meter, tapi masuk ke Depok tinggal 6 meter. Itu kan artinya tidak terintegrasi. Karena, bagaimanapun juga, warga Depok yang akan memanfaatkan jalan itu untuk ke Jakarta. Mereka juga ingin masuk ke Depok itu tidak macet,” katanya.

Hal ini penting untuk membangun jaringan jalan dan infrastruktur jalan yang bebas macet. Hal ini, kata Bang Has, menjadi pekerjaan rumah bagi kepala daerah kedepan.

“Karena macet di Depok ini tidak hanya weekend, dari Senin sampai ketemu Senin lagi macet,” katanya.

Belum lagi, Bang Has menambahkan, pekerjaan rumah terkait Jalan Raya Sawangan, sejauh mana walikota terpilih kedepan, mampu membangun komunikasi dan melobi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar jalan tersebut dilebarkan eksistingnya dua kali lipat.

“Agar tidak macet, ekonomi tumbuh dan pusatnya tidak hanya di Margonda, tapi pertumbuhan ekonominya bisa sampai Jalan Raya Sawangan,” pungkas Bang Has. (rd/cky) 

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

anak seperti di sunat

Aneh, Bangun Tidur Anak di Cimpaeun ‘Anunya’ Seperti Disunat

KEJADIAN ANEH : Anak berusia empat tahun di RW 3 Kelurahan Cimapeun, Kecamatan Tapos saat

Read More...
ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...

Mobile Sliding Menu