PKS Segera Umumkan Calon untuk Kota Depok

In Politika
Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS, Ahmad Syaikhu
Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS, Ahmad Syaikhu.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Politik Kota Depok sebentar lagi bakal memanas. Suara terbanyak dalam pemilihan Legislatif : Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim, sudah masuk ke proses finalisasi penentuan calon Walikota Kota Depok.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS, Ahmad Syaikhu mengatakan, PKS akan mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok yang akan dilaksanakan tahapannya mulai 15 Juni. Untuk itu, pihaknya tengah melakukan proses penentuan calon yang akan di majukan pada Pilkada Kota Depok.

“Kami masih melakukan proses finalisasi,” ujar pria yang juga anggota Komsi V DPR RI ini hanya kepada Radar Depok, Senin (1/6).

Ahmad Syaikhu mengungkapkan, belum mau membuka dan menentukan terkait calon dari PKS yang akan maju pada Pilkada Kota Depok. Ketika disinggung apakah masih keukeuh dengan hasil Pemira yang digodok PKS Kota Depok atau ada nama lain, seperti Mohammad Idris dan Hardiono. Ahmad Syaikhu enggan membeberkannya.

Dia lagi-lagi menegaskan masih melakukan finalisasi terkait calon yang akan mengikuti tahapan Pilkada Kota Depok. “Kami akan berusaha untuk menentukan calon, dan dapat diumumkan secepatnya,” tegasnya.

Perlu diketahui, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu, akhirnya menyetujui pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, Setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-undang beberapa waktu yang lalu, terkait waktu pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara tanggal 9 Desember 2020 yang banyak disangsikan oleh banyak pihak.

Tapi,  terbantahkan setelah dilaksanakannya RDP Komisi II DPR RI dengan Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu Rabu (27/05) yang menyetujui pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.

“RDP tersebut juga menyetujui usulan perubahan Rancangan Peraturan KPU RI tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 yang tahapan lanjutannya akan dimulai pada 15 Juni 2020,” terang Nana kepada Radar Depok, Kamis (28/05).

Namun, sambung Nana, lantaran di tengah wabah Korona, jadi seluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, berkoordinasi dengan gugus tugas covid-19 serta berpedoman pada prinsip-prinsip demokrasi.

Nana menambahkan, sebagaimana diketahui sebelumnya, bahwa tahapan pilkada Depok dan sejumlah daerah lain di Indonesia telah ditunda oleh KPU RI mengingat mewabahnya covid-19 di Indonesia bahkan dunia.

“Penundaan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) yang semakin meluas terutama di Kota Depok, apalagi Depok termasuk daerah red zone sejak mewabahnya virus Korona tersebut,” paparnya. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Tinjau banjir perumahan BSI

BBWSCC Beberkan Penyebab Banjir di Perumahan BSI

PANTAU KALI : Petugas BBWSCC sedang memantau aliran Kali Cisadane yang kerap meluap ke Perumahan

Read More...
Katar bojongsari ke tokoh

Momen Bulan Syawal, Katar Bojongsari Silatutahmi ke Tokoh

KOMPAK : Pengurus Katar Bojongsari sedang bersilaturahmi ke kediaman MPKT Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman. FOTO

Read More...
Hms dengan pradi

HMS : New Normal harus Disiapkan Diteliti dan Kajian Konferhesif

PEMAPARAN : Ketua Umum HMS Center, Hardjuno Wiwoho saat memberikan pemaparan dalam acara Baksos yang

Read More...

Mobile Sliding Menu