Beranda Pendidikan SDIT Miftahul Ulum Gelar Wisuda Ala Korea

SDIT Miftahul Ulum Gelar Wisuda Ala Korea

0
SDIT Miftahul Ulum Gelar Wisuda Ala Korea
LULUS : Kegiatan ceremonial wisuda SDIT Miftahul Ulum angakatan XV, Senin (22/06). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
wisuda miftahul ullum
LULUS : Kegiatan ceremonial wisuda SDIT Miftahul Ulum angakatan XV, Senin (22/06). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Selama dua hari, Senin-Selasa (22-23/6) SDIT Miftahul Ulum (MU) menggelar prosesi wisuda. Menariknya, acara pelepasan 121 siswa yang sekolah di Jalan Mushola At-taqwa Kelurahan Gandul, Cinere Kota Depok ini menggunakan konsep ala Korea.

Kepala SDIT Miftahul Ulum, Dedy Susanto menuturkan, kegiatan wisuda ini dilaksanakan secara seremonial, dan melalui webinar dengan mengantongi izin dalam penyelenggaraannya. Tahun ini ada empat kelas, dengan 121 siswa yang akan diwisuda tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Kami membagi kegiatan sesi foto wisuda ini kedalam beberapa sesi,” ucapnya kepada Radar Depok, Senin (22/06).

Dia menjelaskan, tiap sesi ada enam anak dengan waktu setengah jam, sehingga tidak mengumpulkan masa yang begitu banyak di dalam ruangan. Dan tetap memperhatikan berbagai protokol kesehatan yang dianjurkan.

“Wisuda itu bukan ajang siswa lepas dari sekolah, tetapi untuk naik pada level selanjutnya masih harus melalui tahap belajar di jenjang berikutnya. Maka semoga anak-anak didik ini semakin berakhlakul karimah,” harapnya.

Kedepannya, sekolah dan dewan guru makin meningkatkan kreativitas untuk mengajar siswa. Sehingga anak siswa semakin berkesan selama belajar disini.

Sementara, Panitia Penyelenggara Wisuda, Rina Yuniarti Aisyah menjelaskan, tema yang dipilih adalah Mugunghwa yang merupakan bunga nasional dari Korea.

“Filososinya itu, bunga yang abadi disegala musim, maka kami ibaratkan sifat anak yang berbeda-beda. Jadi generasi tangguh, kerja cerdas, dapat memeberikan nilai positif bagi lingkungan, ceria dan penuh warna,” jelasnya.

Dia juga menuturkan, kegiatan ini dapat berlangsung akibat dari kerja keras, dan kekompokan panitia serta para dewan guru di Miftahul Ulum ini.

“Karena begitu kompak dan banyak ide-ide yang kreatif, sehingga kegiatan yang yang sebenaenya biasa ini dapat menjadi luar biasa dan berkesan. Supaya bisa terus dikenang oleh anak-anak,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya