UI Paparkan Strategi Bangun Kampus Berwirausaha

In Pendidikan
UI kampus berwirausaha
PEMAPARAN : Direktur Kerjasama UI, Dr Toto Pranoto. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Kerja Sama UI menyelenggarakan Webinar bertajuk Strategi PTNBH Menghadapi Dampak Pandemik melalui Transformasi Menuju Entrepreneurial University, secara daring.

Hadir dalam webinar tersebut, Sekretaris Universitas UI, dr. Agustin Kusumayati, Kepala Badan Kerjasama, Ventura dan Digital UI, Prof. Dedi Priadi, Direktur Kerja Sama UI, Dr. Toto Pranoto, serta para narasumber dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yaitu UI, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan IPB University.

“Pandemik Covid-19 berdampak pada setiap lini kehidupan, termasuk pengelolaan perguruan tinggi. Badai Covid-19 memaksa kita untuk berubah. Perjalanan dinas mungkin sudah banyak menurun, namun kini kita harus banyak melakukan investasi pada sistem pembelajaran jarak jauh,” ungkap Agustin.

Di sisi lain, tentu ada kondisi yang berdampak pula pada kemampuan masyarakat di dalam mendukung dirinya untuk menempuh pendidikan. Dengan demikian kita harus berubah, mulai dari penyelenggaraan kegiatan akademik, cara penyampaian pembelajaran, materi yang diberikan, kompetensi yang harus dibekalkan kepada mahasiswa, serta bisnis kita juga berubah.

“Maka tuntutan perguruan tinggi untuk bisa memenuhi kebutuhannya sendiri semakin tinggi, sehingga perguruan tinggi harus lebih gesit untuk berwirausaha,” tandasnya.

Kepala Badan Kerjasama, Ventura dan Digital UI, Prof. Dedi menuturkan, ke depannya UI akan membangun Pusat Integrasi Digital Knowledge-Base Nasional. Di dalamnya, akan memuat platform digital UI berbasis pengetahuan, seperti Layanan konsultasi dan inovasi; Layanan search dan link; Layanan training dan sertifikasi.

“Selain itu, di dalam Pusat tersebut, UI juga akan melakukan digitalisasi pelaksanaan Tri Dharma UI, serta membuka kesempatan kontrak/kerja sama di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, UI secara mandiri dapat meningkatkan pendapatan kampus Non-BP universitas,” tuturnya.

Wakil Direktur IMERI FKUI, Prof. Budi Wiweko menyampaikan berkenaan strategi IMERI FKUI di dalam memberdayakan riset dan inovasi khususnya di bidang kesehatan.

“Sejumlah faktor pendukung keberhasilan hilirisasi dan komersialisasi riset dan inovasi di dalam perguruan tinggi yaitu, good governance atau tata kelola yang baik, yaitu yang terbuka, cepat, dan tidak rumit, khususnya di dalam membangun kerja sama dengan industri; sumber daya manusia dan jaringan yang kuat juga menjadi kata kunci; pusat riset juga harus memiliki career pathway yang jelas bagi para full timer researcher,” pungkasnya. (rd/gun)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Walikota Depok, Mohammad Idris.

Pilkada Depok : PKS Pasti Idris

Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Siapa yang bakal diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, sedikit

Read More...
Ikravany Hilman di kantor

Kejaksaan dan KPK Harus Turun Tangan

Ikravany Hilman.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman meminta

Read More...
sembako dari jawa barat rusak

4.200 Bansos Jabar Diretur

BANSOS PEMPROV JABAR : Petugas pos menata logistik bantuan sosial untuk warga yang terdampak perekonomiannya

Read More...

Mobile Sliding Menu